Hadapi Ramadhan, IRT di Bekasi Galau

20150613015438Bekasi Timur – Salah satu ibu rumah tangga di Bekasi, Ida Farida mengaku resah menghadapi bulan suci Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi. Kenaikan harga yang bertepatan dengan tahun ajaran baru 2015/2016 menjadi alasan keresahannya tersebut.

“Tiap bulan ramadhan kan memang selalu naik harga-harga. Tapi kalau bisa pemerintah sekali-sekali menurunkan harga. Jangan sampai melonjak jauh. Kasihan kan rakyat kecil begini, gaji suami kecil, ditambah lagi ini bertepatan dengan kenaikan kelas,” Ujar Farida kepada infobekasi.co.id, Sabtu (13/6).

Ibu tiga anak ini mengungkapkan, dirinya harus pintar-pintar mencari tambahan uang untuk tetap bisa membiayai ketiga anaknya yang masih duduk di bangku SMP dan SD.

“Untuk membantu suami, saya harus membantu jadi buruh cuci. sepintar-pintarnya kita saja lah mengatur, maklum warga kecil, rumah saja masih ngontrak,” ujar dia.

Farida berharap, kenaikan harga ini tidak terus berlanjut dan harga bisa segera turun.

“Jangan naik terus lah, BBM, harga sembako seperti cabai keriting dan bawang, yang berimbas pada kenaikan semuanya.” Tutup dia. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini