Tak Mau Ditinggal, Pramuka Harus Keren, Asyik dan Gembira

IMG-20150816-WA0023Bekasi Selatan – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang bertindak selaku pembina upacara pada HUT Pramuka Ke- 54 mengatakan kader Pramuka harus keren dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
 Jika tidak bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman maka Pramuka akan ditinggal kaum muda. Untuk itu ia meminta Pramuka harus keren, asyik, dan gembira agar bisa diterima Gen C. Yakni generasi cyber, cracker, chameleon, danconstantly changing.

“Pramuka harus bisa menyesuaikan perkembangan kaum muda sehingga tidak terkesan kuno,”
katanya.

Apalagi kaum muda dewasa ini memiliki alat komunikasi digital. Mereka yang terlahir dewasa ini adalah generasi yang melek dengan teknologi informasi. Setiap individu dari generasi muda ini menjadi sitizen journalism yang setiap saat menginformasikan  kejadian yang ia lihat dan rasakan. Pramuka harus bisa melihat perubahan ini sebagai langkah untuk memajukan Pramuka.

“Pramuka harus dapat menangkap fenomena ini dalam era kebebasan berkomunikasi. Setiap 24 jam anak muda aktif dalam sosial media. Jadi, Pramuka harus keren, asyik dan bergembira,” kata Ahmad Heryawan.

Disamping itu kader Pramuka harus kreatif dan inovatif dalam menghadapi tantangan yang dihadapi kaum muda. 
Mengingat peranan pentingnya Pramuka, Heryawan mengatakan Pramuka masih  dibutuhkan dalam membimbing kaum dari berbagai persoalan sosial. Terutama dalam persoalan maraknya penggunaan Narkoba dan hubungan sex pra-nikah di kalangan remaja.

“Kaum muda dihadapkan pada persoalan sosial, penggunaan Narkoba, pergaulan bebas yang mengakibatkan tingginya pergaulan bebas,” katanya.

Untuk itu perlu diciptakan gerakan Pramuka baru agar diminati kaum muda. Pramuka yang bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan kaum muda dewasa ini.

Sementara itu Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan perlunya pengamalan darma bhakti Pramuka.

“Laju perkembangan zaman telah mengakibatkan berbagai persoalan. Untuk itu perlu formulasi yang jitu untuk membentengi kaum muda.  Pendidikan karakter Pramuka menjadi solusi handal,” kata Rahmat Effendi. (Fai)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini