Sejalan Dengan Pemkot, Wawali Apresiasi Program Sedekah Jabon

20150821213616Bekasi Selatan – Sejalan dengan program di Pemerintah Kota Bekasi terkait penghijauan, Program Sedekah Jati Kebon (Jabon) milik Pesantren Entrepreneur diapresiasi oleh Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu, Sabtu (22/8).

“Saya sangat mengapresiasi dan terimakasih karena kreatifitas rekan-rekan di Pesantren Entrepreneur untuk menghijaukan Kota Bekasi,” ujar Syaikhu dalam sambutannya di acara seminar Agro property bertema peluang emas bisnis katu Jabon, di Rumah Makan Marga Jaya.

Ia mengatakan, bahwa progam menanam jabon ini sejalan dengan 5 program utama milik Pemerintah Kota, yaitu lubang biopori, sumur resapan, pengelolaan sampah mandiri, pembuatan kompos dan taman-taman kota.

“Sedekah Jabon sungguh sangat sejalan. Terutama dalam program pemkot yang berkaitan dengan pembuatan pupuk kompos. Saya menangkap peluang bahwa pupuk kompos yang dibuat masyarakat ini bisa disalurkan dan menjadi alternatif penyubur jabon,” kata dia.

Lanjut Syaikhu, pemerintah sedang giat melakukan edukasi-edukasi terkait pembuatan pupuk kompos di masyarakat. Karena untuk diketahui, ada sekitar 1500 ton sampah yang menumpuk di Sumur batu dan 7500 ton sampah dari DKI yang ada di Bantargebang.

“Nah, kalau PE mampu mengembangkan jabon yang ditanam, maka buka tidak mungkin produksi kita tidak terhambat karena sudah ada penyalurannya,” imbuhnya.

Syaikhu juga menyebutkan beberapa keungungan lain dari sedekah Jabon ini bagi Kota Bekasi. Meskipun lahan di Kota bekasi dinilai kurang untuk dibuat perkebunan jabon.

“Kalau bisa ditanam di Bekasi silakan ditanam dimana saja. Namun, saya sangat memaklumi bahwa luas tanah yang ada di Kota Bekasi kebayakan dimanfaatkan oleh bangunan infrastruktur. Beberapa manfaat global lainnya dalam menanan Jabon sedikit banyak masih tetap bisa diasakan bagi masyarakat Bekasi. Misalnya produksi oksigen yang meningkat,” tuturnya.(sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini