BMKG Keluarkan Peringatan Pada Enam Wilayah di Jawa Barat

BMKGBEKASI – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk enam wilayah di Jawa Barat. Enam wilayah tersebut akan diguyur hujan deras dengan intensitas yang tinggi. Hujan yang turun juga akan disertai dengan petir dan angin kencang. Hal ini dikatakan oleh Kepala BMKG, Muhammad Iid, pada Senin (07/03).

Enam wilayah yang akan diguyur hujan di Jawa Barat, Kabupaten Kuningan, Cirebon, Majalengka, dan Kabupaten Sumedang diprediksi akan mengalami hujan sedang, sedangkan Kabupaten Indramayu, dan Kota Cirebon diprediksi akan mengalami hujan ringan.

“Memang sekarang ini kan Jabar diprediksi memasuki musim hujan, dan memasuki periode puncak musim hujan, sehingga ada kemungkinan peningkatan curah hujan dan dampak lain, seperti hujan lebat, angin kencang, dan petir,” kata Iid.

Berdasarkan pantauan citra satelit tanggal 01 Maret 2016 pukul 06.40 WIB, wilayah Jawa Barat pada umumnya berawan dan masih berpotensi hujan ringan, antara lain di Bekasi, Karawang Utara, Subang Utara, dan Indramayu.

Peringatan khususnya diberikan untuk Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Kuningan, Majalengka, dan Kabupaten Sumedang. Tidak tertutup kemungkinan, selain keenam wilayah tersebut, semua kota/kabupaten di Jabar diprediksi akan diguyur hujan, mulai dari intensitas sedang maupun ringan.

Adanya pertemuan angin dari Samudra Hindia sebelah Barat Sumatera, hingga Laut Jawa yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah sekitarnya. Wilayah yang berpotensi hujan lebat adalah: Aceh, Banten bagian Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah bagian Utara dan Barat, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku bagian Tenggara, dan Papua.

Prakiraan BMKG Bandung, Muhammad Iid, mengatakan peringatakan yang dirilis di situs resmi BMKG www.bmkg.go.id biasanya diberlakukan selama sepekan kedepan. Menurutnya, peringatan dini tersebut baru akan dicabut setelah ada evaluasi seminggu setelah dirilis.

Iid menambahkan, sebaiknya masyarakat berada di dalam rumah atau tempat yang aman ketika terjadi hujan disertai petir dan angin kencang.

“Kalau sudah melihat awan yang gelap sebaiknya segera mencari tempat permanen untuk berteduh dan jangan di bawah pohon atau tempat yang mudah tersambar petir,” ujar Iid. (SD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini