Mau Ketawa-Tawa Bareng Teman Atau Pacar di Bioskop? Tonton Film Ini!

My Stupid BoosBEKASI – Satu lagi film bergenre komedi akan hadir di layar bioskop Indonesia. Film yang berjudul My Stupid Boss ini diangkat dari novel best seller, My Stupid Boss, karangan Chaos@work.

My Stupid Boss disutradarai oleh Upi Aviato, dan akan rilis pada 2016 ini. Bercerita tentang kejaian-kejadian lucu antara seorang atasan dan bawahannya.

Film ini akan dimainkan oleh Reza Rahardian, Bunga Citra Lestari, Alex Abbad, Bront Palarae, Atikah Suhaime, Kinwah Chew, dan Iskandar Zulkarnain.

Syuting film ini dimulai pada awal September lalu, dan dilakukan di Jakarta dan Malaysia.

Upi Avianto mengatakan bahwa film ini dapat dinikmati oleh semua kalangan umur, karena memberikan pesan bahwa bawahan dengan atasan pasti sering terjadi sesuatu, dan ini merupakan hal yang wajar di lingkungan para eksekutif muda. Ia juga menambahkan bahwa film yang ia sutradarai ini lucu, karena ada beberapa orang yang mengalaminya di kehidupan nyata.

Awalnya novel My Stupid Boss ini diangkat dari blog milik chaos@work. Hingga saat ini, novel tersebut sudah dibuat empat seri, dan sudah mencapai cetakan ke-14. Dengan alasan inilah mengapa novel ini difilmkan.

Bunga Citra Lestari, dalam film ini dipercaya untuk memerankan Diana. Meski ia mengaku mendapat kesulitan dalam proses syutingnya, namun ini dapat menunjukan bakat aktingnya.

“Komedi itu susah, sudah nahan ketawa karena Alex dan Reza karakternya agak aneh yang normal aku doang. Untuk mengimbangi yang ajaib ini susah, ditambah lagi aku tahu mereka di real life, jadi ya ketawa-ketawa terus dan agak susah fokus. Mungkin ini film tersulit aku, selain 3 Srikandi dimana aku berperan menjadi atlet,” ucap Bunga.

Namun, di balik kesulitan tersebut, yang meringankan beban Bunga dalam film My Stupid Boss ini karena dia tidak dituntut untuk melucu meskipun film ini termasuk film komedi. Semua dialog dan aktingnya dikemas sangat serius oleh sang sutradara, Upi.

“Aku belum baca novelnya, tapi menurut sutradara Upi semuanya sudah terangkum di naskah. Disini aku enggak banyak dialog tapi lebih ke ekspresi, jadi waktu itu aku mencari tampilan ekspresi yang tepat. Dialognya enggak masuk akal agak-agak gila semua. Naskahnya serius justru untuk pertahanin serius itu yang susah,” tandasnya. (Oliv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini