Pencuri Uang Amal Musala Tertangkap di SPBU Pengarengan

Ilustrasi pencuri kotak amalBEKASI UTARA – Spesialis penggasak kotak amal ditangkap warga saat hendak beraksi di sebuah musala Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), di Kampung Pengarengan, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Senin (25/04) malam. Pelaku, YA (33) warga Perwira, Bekasi Utara.

Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Mugiyono, mengatakan kasus ini terungkap saat pelaku berpura-pura hendak menunaikan salat di musala tersebut. Secara bersamaan, Syamsudin (48) petugas keamanan setempat melintas di lokasi dan mencurigai gerak-gerik YA. Saat diperhatikan, ia hendak membongkar paksa gembok kotak amal.

“Syamsudin lalu bergegas untuk membekuk pelaku. Pelaku tak berkutik saat Syamsudin berteriak maling hingga mengundang perhatian warga sekitar,” jelas Mugiyono, Selasa (26/4) siang.

Warga yang jengkel dengan ulahnya, ingin menghakiminya. Beruntung, petugas setempat langsung membawa YA ke dalam pos keamanan. Polisi kemudian bergegas ke lokasi begitu mengetahui informasi tersebut.

Berdasarkan penyidikan sementara, YA sebelumnya telah beraksi di tempat yang sama, pada Sabtu (09/04) lalu, atau hampir tiga pekan silam. Saat itu, Yasir berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp 800.000 yang tersimpan di kotak amal tersebut.

“Karena jumlah uangnya saat itu besar, pelaku ketagihan untuk mencuri lagi. Rupanya kali ini dirinya tertangkap warga,” ujar Mugiyono.

Saat digeledah, ujar dia, polisi mengamankan dua bilah senjata tajam jenis sangkur dan badik yang disimpan di dalam tas selempang miliknya. Kepada petugas, YA mengaku nekat mencuri karena terdesak kebutuhan ekonomi. Sebab selama bekerja sebagai pekerja serabutan, pendapatannya tak menentu dan dianggap kurang untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan tiga orang anaknya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan dua kasus, yaitu kepemilikan senjata api tanpa dokumen resmi, sebagaimana UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dan Pasal 363 KUHP tentang pencurian.

“Hukuman penjaranya di atas lima tahun,” ucap Mugiyono. (Tio)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini