IDI : Praktik Aborsi Permalukan Citra Dokter Bekasi

Kamaruddin Askar Ketua IDI BekasiBEKASI SELATAN – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Komarudin Askar, mengungkapkan bahwa pelaku tindak aborsi, dr. JBT, yang masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polresta Kota Bekasi, atas praktiknya di Klinik Medical Center, Bekasi Timur, sangat mempermalukan citra dokter di Kota Bekasi.

“Kita dipermalukan, pasti. Dengan melakukan praktik aborsi tentunya secara tidak langsung telah membuat citra dokter menjadi negatif. Namun untuk urusan kriminal tidak berpengaruh, itu urusan personalnya dengan hukum,” ujar Askar kepada infobekasi.co.id melalui saluran telepon, Jumat (29/04) pagi.

Menurutnya, dalam aturan yang ditetapkan oleh IDI, dengan tegas mengungkapkan bahwa setiap etika dan aturan kedokteran harus ditepati. Selain itu, ia harus melapor keanggotaan ke IDI dan mempunyai Surat Izin Praktek (SIP) resmi yang dikeluarkan oleh Dinkes sebelum melakukan praktik.

“Tapi atas nama dr. JBT tidak ada dalam dokumen IDI di Kota Bekasi. Namun, dia sempat terdaftar di IDI Bekasi tahun 2004, sebelum IDI Bekasi dipecah menjadi Kota dan Kabupaten. Kita tunggu aja hasil investigasi dari tim yang melakukan pengecekan, tentang di mana dr. JBT itu terdaftar sekarang, mengingat keanggotaan IDI itu wajib,” jelasnya.

Sementara, lanjut Askar, dari pihak Dinkes Kota Bekasi pun mengatakan tidak mengeluarkan SIP kepada dr. JBT.

“Tentunya kita akan melakukan pengawasan terhadap anggota IDI terdaftar, artinya yang melaporkan diri sebagai IDI Bekasi. Masalah praktik, kan juga diatur bahwa maksimal praktik hanya di tiga tempat, dan harus punya SIP dan rekomendasi dari Dinkes,” jelasnya.

Kelanjutannya, Askar mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengikuti kasus ini dan menunggu hasil investigasi dari pihak polisi dan Dinkes.

“Kalau memang dia terbukti, IDI akan merekomendasikan bahwa SIP dari dr. JBT itu harus dicabut secara permanen, karena ia telah melanggar aturan dan etika yang telah ditetapkan dalam keprofesian,” tutup Askar. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini