Biaya Haji Turun, DPRD : Semoga Biro Juga Turunkan Harga

Ibadah Haji dan UmrahBEKASI TIMUR – Anggota Komisi D DPRD Kota Bekasi, Sanwani, menyambut positif penurunan Biaya Pelaksanaan Ibadah Haji (BPIH) oleh Kementrian Agama Republik Indonesia. Ia berharap, penurunan harga ini juga bisa diiringi dengan turunnya biaya di biro haji dan umrah.

“Saya sambut positif penurunan harga ini. Mudah-mudahan para pimpinan rombongan atau biro haji dan umrah mengikuti ini. Jangan sepihak memungut uang dari para jamaah,” ujar Sanwani saat dihubungi infobekasi.co.id melalui saluran Whatsapp, Senin (02/05).

Lanjut dia, pemerintah, melalui Kementrian agama (Kemenag) juga harus terus mensosialisasikan hal ini, sehingga masyarakat bisa mengetahui perihal penurunan harga.

“Semoga juga penurunan harga tidak berdampak pada pengurangan pelayanan yang maksimal. Karena justru pelayanan pada jemaah haji ini semestinya perlu terus ditingkatkan dengan komitmen bersama, agar para jemaah dapat melaksanakan haji atau umrah dengan kenyamanan dan keamanan dalam beribadah,” jelasnya.

Diketahui, BPIH yang sudah disepakati oleh Kemenag dan DPR RI ialah sebesar Rp 34.641.304 atau senilai USD 2.585 dengan kurs Rp 13.400. Biaya ini, jika dibandingkan dengan BPIH tahun lalu yang besarannya USD 2.717, dimana besaran penurunannya ialah sebesar USD 132 atau sekitar Rp1.768.800.

Selain itu, pada kegiatan manasik haji tahun ini diberlakukan kebijakan asimetris, yaitu dua kali ditingkat kabupaten dan / kota, enam kali di KUA khusus untuk Propinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta, dan delapan kali di KUA propinsi lainnya. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini