Mengulik Sisi Lain Pasar Senggol Summarecon Mal Bekasi

Pasar SenggolBEKASI UTARA – Siapa yang nggak tahu dengan event tahunan Pasar Senggol, yang diadakan oleh Summarecon Mal Bekasi? Kalau kamu ngaku orang Bekasi, dan doyan  jajan, pasti nggak asing sama yang satu ini.

Ya, event berkonsep pasar malam, dengan ratusan jenis jajanan Indonesia dan Asia, serta permainan mulai dari komidi putar, ombak banyu, ontang-anting, water ball, kereta listrik, trampolin, kora-kora, hingga kicir-kicir ini selalu berhasil menyedot jutaan pengunjung setiap tahunnya. Tak hanya dari Bekasi, bahkan dari Jakarta, Bandung, Depok dan Karawang pun rela mampir ke sini demi ikut serta dalam event kuliner akbar pasar senggol.

Mainan di Pasar Senggol SummareconTak tanggung-tanggung, ledakan pengunjung untuk weekdays di pasar senggol bisa mencapai 70 ribu orang perhari, dan weekend serta hari libur kemarin bisa mencapai 120 ribu pengunjung.

Tidak berhenti sampai disitu, ternyata momen akbar jelajah 600 kuliner nusantara ini mempunyai makna istimewa tersendiri bagi salah seorang owner di salah satu stand kuliner pasar senggol 2016 ini.

Adalah Marika, Ibu dari tiga orang anak dan dua orang cucu ini mengaku merintis usaha kulinernya sejak momentum pasar senggol 2015 lalu. Sebelumnya, ia hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa. Dibantu suami tercintanya yang merupakan pensiunan PNS, rupanya Marika menemukan bakat terpendamnya melalui momen pasar senggol tahun lalu.

“Ini kedua kalinya saya ikut momen akbar pasar senggol, sebelumnya saya ikut juga di Festival Kuliner Bekasi. Kalau boleh jujur, saya bisa sukses karena Summarecon Mal yang selalu memberi saya ruang, meskipun saya baru di dunia usaha kuliner,” ungkapnya dengan penuh antusias, Sabtu (08/05) malam.

Kepada infobekasi.co.id, Marika menceritakan sekelumit pengalamannya. Ia mengakui bahwa pertama kalinya ia diajak ikut serta di momentum Festival Kuliner Bekasi dengan membawa menu Mi Kotjok bandung.

Berbekal kepercayaan diri karena ia dan suami pecinta wisata kuliner dan hobi memasak, Marika akhirnya membuka stand kebanggaannya itu. Tanpa disangka, begitu banyak penggemar Mie Kotjok Marika, hingga ia bisa menghasilkan omzet hingga puluhan juta.

“Sampai akhirnya stand saya diberi ruang yang lebih baik lagi oleh Summarecon Mal. Mi Kotjok bandung saya diberi tenant di area FKB, di dalam Mal,” jelasnya.

Sementara di momen Pasar Senggol kali ini, Marika mengaku ditantang oleh pihak summarecon untuk menampilkan menu yang unik dan berbeda dari kebanyakan.

“Tantangan ini bikin saya putar otak dan banyak belajar. Tentunya kan saya nggak boleh bawa mi kocok lagi karena di dalam sudah ada. Makanya, karena ini pasar malam dengan segala hingar-bingarnya, sampai saya dan suami terinspirasi membuat burger warna-warni,” jelasnya.

Burger pinkBurger dengan enam macam warna : hijau, biru, merah, kuning, orange, ungu, dan pink ini akan dapat langsung mengingatkan kita pada serial kartun Spongebob Squarepants, yang dalam salah satu episodenya menceritakan Crabby Patty buatannya dibuat dengan berbagai warna, hingga para penggemar Crabby Patty rela antre panjang untuk mencobanya. Bahkan, Mr. Krab rela membeli hak ciptanya demi bisa menjual Crabby Patty unik itu.

“Iya mengingatkan ke Spongebob, supaya dicintai anak-anak juga,” imbuh Marika.

Namun, meski terlihat berwarna-warni, Marika mengaku bahwa dirinya menggunakan buah dan sayur sebagai pewarna. Seperti blueberry untuk warna biru, bayam untuk hijau, strawberry untuk merah, dan jeruk untuk orange.

“Saya kan juga punya cucu, makanya harus buat makanan sehat. Untuk memberi warna yang sempurna pada roti, saya harus mengukusnya selama lima jam lebih dulu. Intinya, kami bukan berorientasi pada omzet, tapi lebih penting pada hati para pengunjung,” jelasnya.

Dibalut dengan sayuran segar seperti salada, tomat, dan timun, dengan ditambah keju dan pilihan isi, dari daging sapi ataupun tuna. Burger yang satu ini menyajikan cita rasa yang.. hemmm…..Yummy!

Ditambah lagi, ukuran burger berdiameter 20 cm dengan dibanderol harga hanya Rp 25 sampai Rp 30 ribu ini bakal langsung membuat perut kenyang tak tanggung-tanggung.

Cowboy Burger, dipilih menjadi nama stand Marika untuk mewakili burger warna-warninya. Sang suami yang merupakan pecinta cowboy pun ikut serta melayani para pengunjung dengan ramah dan ceria, dengan tak lupa menggunakan atribut topi lebar coklat dengan pin bintang ala cowboy yang khas.

“Jadi cowboy kan harus sehat dan kuat, jadi harus makan cowboy burger dulu,” canda Marika sambil mempromosikan makanannya.

Ia berharap, para pengunjung pasar senggol nantinya dapat mempunyai kenangan tersendiri dengan mengunjungi stand-nya.

“Wah terlebih, kalau pihak summarecon mengizinkan kami lagi untuk membuka stand di dalam, saya bakal sangat bersyukur,” harapnya.

Marika hanya satu diantara ratusan pengusaha kuliner sukses dibalik event akbar ini. Dari hanya seorang ibu rumah tangga dan suami yang pensiunan PNS, nyatanya bisa membuat perubahan besar ini.

“Saya bersyukurnya, suami saya selalu memberi motivasi dan tak lelah mendukung saya meski usia kami tidak muda lagi,” ujarnya. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini