Gedung Serbaguna Istanaku di Rawa Panjang Resmi Dibuka

Gedung serbaguna IstanakuRAWALUMBU – Gedung serbaguna Istanaku, yang terletak di Jalan RA. Kartini, Rawapanjang, Kecamatan Rawalumbu, pada hari ini, Senin (16/05), resmi dibuka. Selain pemilik gedung, H. Kartono, dalam peresmian ini hadir pula Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu, dan Wakil Bupati Banjarnegara, Hadi Supeno.

Pemutusan tali di Gedung IstanakuH. Kartono, Ahmad Syaikhu, dan Hadi Supeno, secara bersama meresmian Istanaku. Ditandai dengan pengguntingan pita, penandatanganan prasasti, dan pemecahan kendi.

Mengusung tema adat Jawa, khususnya Banjarnegara, Istanaku, yang muat sampai dengan 1.000 orang, ditujukan sebagai tempat dilaksanakanya berbagai kegiatan, seperti resepsi pernikahan, rapat, maupun seminar.

Pemecahan KendiUntuk mendukung fungsi tersebut, Istanaku dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Diantaranya, tempat parkir (muat sampai dengan 120 mobil), enam buah cottage, dan mushola.

Ahmad Syaikhu, dalam sambutannya, mengatakan Kota Bekasi kental dengan budaya Jawa. Tak kurang dari tiga puluh tiga persen warga Kota Bekasi sekarang ini merupakan keturunan, maupun warga pendatang dari suku Jawa.

“Masyarakat Kota Bekasi terdiri dari berbagai macam suku. Suku Jawa sekitar tiga puluh tiga persen, sehingga menjadi mayoritas. Sedangkan untuk warga asli Betawi, hanya ada dua puluh tujuh persen. Tapi semua tetap bersaudara, dan menjaga kedamaian,” kata Ahmad Syaikhu.

Dan dengan adanya gedung ini, menurutnya bisa mengingatkan akan kampung halaman, terlebih dilengkapi dan memiliki berbagai ornamen khas Jawa.

Atas nama pemerintah kota, ia menyampaikan selamat atas diresmikannya Istanaku ini, dan semoga bisa dapat bermanfaat bagi warga masyarakat Kota Bekasi, khususnya kepada aparatur, agar kelak bisa bekerja sama dengan pemilik untuk menggelar rapat dan acara lainnya.

“Semoga menambah wisatawan datang ke Kota Bekasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banjarnegara, Hadi Supeno, saat menyampaikan sambutannya berharap, warga asli Banjarnegara yang berinvestasi di Kota Bekasi maupun daerah lainnya tidak lupa akan kampung halaman.

Hal itu ia katakan sebab, H. Kartono merupakan warga asli Banjarnegara yang telah sukses mengembangkan usahanya.

“Jerih payah perjuangan warga kami merantau semoga bermanfaat bagi kota yang didiami, tapi semoga juga tidak lupa kampung halaman,” ujar Hadi Supeno.

Sebagai bentuk persaudaraan antar dua daerah, yakni Kota Bekasi dan Kabupaten Banjarnegara, Hadi Supeno mengundang Ahmad Syaikhu beserta jajaran untuk dapat berkunjung ke Banjarnegara.

Di sana, kata dia, terdapat wisata dataran tinggi Dieng yang cukup terkenal. Ada wisata pengunungan, dan rafting di sungai Serayu.

“Ini bentuk persahabatan dan kapan saja kami akan menerima kedatangan rombongan dari Kota Bekasi,” kata Hadi Supeno. (Ez)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini