Ditangkapnya Empat Pelaku Pengeroyokan di Cibitung

Empat pelaku pengeroyokanCIKARANG BARAT – Pelaku pengeroyokan yang menimpa TH (30) hingga ia meninggal dunia, berhasil ditangkap Satreskrim Polresta Kabupaten Bekasi, pada Selasa (24/05).

Menurut Kasatreskrim Polresta Kabupaten Bekasi, Kompol Ardi Rahananto, kasus pengeroyokan ini bermula ketika TH (30), yang merupakan seorang pedagang, dan merupakan warga Kampung Gombang, Kecamatan Tambelang, mendatangi Kafe Suka, di Kampung Utan, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, pada Selasa (24/05) sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, TH datang bersama empat temannya (R, IJK, RB dan RAS).

“Saat tiba di lokasi, TH langsung memukul M, pemilik kafe,” ujar Ardi Rahananto, Selasa (24/05).

Tambah Ardi, karena M dipukuli, maka anak buahnya yang berjumlah empat orang (R, K, S dan D), berusaha mengamankan M dan membalas pukulan TH.

“Akhirnya TH dikeroyok para pelaku hingga babak belur. Karena ia sudah tak berdaya, lalu TH dibawa ke pos keamanan kafe,” katanya.

Ardi menjelaskan, selang beberapa jam, TH tidak kunjung sadar. Oleh sebab itu, ia dibawa oleh para pelaku dengan menggunakan motor Kaisar ke Jalan Baru, Kawasan Gobel.

“Selanjutnya TH diturunkan pelaku di jalan itu. Sekitar pukul 06.00 WIB, pihak keamanan Kawasan Gobel yang sedang melakukan patroli mendapat informasi dari warga, ada seseorang yang diduga korban penganiayaan terkapar di jalanan,” ucapnya.

Saat ditemukan, korban pun sudah bersimbah darah. “Korban mengalami luka sobek di bagian kepala dan mengeluarkan darah banyak. Kemudian kita bawa ke RSUD untuk mendapatkan tindakan medis. Namun sekitar pukul 09.00 WIB, korban meninggal dunia. Pelaku kita tangkap setelah memeriksa lima orang saksi,” jelasnya.

Para pelaku ini dijerat Pasal 170 Ayat 2 KUHP Juncto Pasal 351 Juncto 55 dan 56 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana 12 tahun penjara. (Tio)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini