Pemuda Penjambret di Tambun Tertangkap Polisi

Ilustrasi penjambretaTAMBUN SELATAN – Seorang pemuda berusia 17 tahun, berinisial MH, diamuk massa di Jalan Sultan Hasanudin, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin malam (30/05). Diduga remaja putus sekolah ini, tertangkap usai gagal melakukan perampokan terhadap seorang pengendara sepeda motor di wilayah setempat.

“Pelaku terjatuh ketika berusaha merampas tas korban,” kata Kapolsek Tambun, Kompol Puji Hardi.

Puji menuturkan, peristiwa itu bermula ketika pelaku mencari sasaran dengan cara mengendarai sepeda motor jenis Honda Revo B-6416-CIF dari arah Bulak Kapal menuju Cikarang sekitar pukul 23.00 WIB.

Begitu sampai di lampu merah tak jauh dari Pasar Tambun, pelaku memepet seorang perempuan yang mengendarai sepeda motor. Ketika sudah sejajar, mendadak pelaku menarik tas milik korban yang diletakkan di bawah stang sepeda motornya. Namun, pelaku gagal mengambil karena korban terjatuh begitu juga dengan pelaku.

“Peristiwa itu mengundang perhatian warga, karena korban juga berteriak jambret,” kata Puji.

Pelaku segera ditangkap warga karena perbuatannya ini. Aksi main hakim sendiri pun tak terhindarkan. Akibatnya, pelaku babak belur dihajar massa. Beruntung, pemuda asal Bekasi Utara, Kota Bekasi tersebut segera diselamatkan ke Polsek Tambun untuk penyelidikan. “Ketika diperiksa, petugas menemukan tas hasil rampasan di lokasi lain,” ujar Puji.

Ternyata, kata dia, pelaku usai merampok Lia Kurniawati, 21 tahun, di wilayah Cikunir, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi Jawa Barat. Cara yang digunakan pun sama, yakni dengan memepet, lalu merampas tas korban, kemudian melarikan diri.

“Di dalam tas kami temukan dua telepon selular, dan dompet, serta sejumlah surat berharga,” kata Puji.

Kasubaghumas Polresta Bekasi, AKP Endang Longla, mengatakan, lantaran peristiwa perampasan bukan di wilayah hukumnya, sehingga petugas mengirim pelaku berikut barang bukti, serta mengarahkan korban ke Polsek Bekasi Selatan untuk diproses lebih lanjut.

“Tersangka sudah diserahkan ke Polsek Bekasi Selatan untuk pengembangan,” kata Endang.

Kepada penyidik, tersangka mengaku nekat menjambret karena terdesak kebutuhan ekonomi. Dia mengaku tidak pernah mendapatkan uang jajan dari keluarganya, karena sudah tidak lagi sekolah. Akibat perbuatannya, remaja di bawah umur tersebut kini mendekam di sel tahanan Polsek Bekasi Selatan. (Tio)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini