Dispera Kota Bekasi Kewalahan Stabilkan Harga Daging Dan Bahan Pokok di Pasaran

harga daging sapiBEKASI SELATAN – Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera) Kota Bekasi mengakui kewalahan menstabilkan harga daging dan bahan pokok di pasaran. Hal ini dikatakan oleh Dedi Djunaedi, sekretaris Dispera Kota Bekasi. Pihaknya beralasan, kenaikan harga yang terus melonjak diakibatkan karena peningkatan dari permintaan barang menjelang Lebaran.

“Tidak bisa kami bendung terkait melonjaknya harga di pasaran. Untuk daging masih diangka Rp 130 ribu hingga 150 ribu per kilonya. Tapi kami juga berupaya untuk menstabilkannya dengan menjual daging murah, yakni Rp 75 ribu per kilonya,” ujar Deddy di kantornya, di Pemkot Bekasi, Selasa (21/06).

Menurut Dedi, untuk harga sembako di setiap pasar, harganya berbeda-beda, tidak bisa disamakan. Pihaknya tidak bisa menyamakan harga di seluruh pasar di Kota Bekasi.

harga-sembako“Sembako di masing-masing pasar harganya berbeda. Misalnya di Pasar Bintara, harganya berbeda dengan pasar yang ada di Pasar Induk Bekasi. Kami tidak bisa menyamakan harga di seluruh pasar,” ujar Dedi.

Dedi menambahkan, untuk stok daging wilayah Jabotabek, ada sekitar 150 ton dan relatif aman.

Sebagai distributor dagingnya, Dispera telah bekerja sama dengan PT Berdikari, distributor terbesar di Kota Bekasi.

“Stok daging relatif aman, ada 150 ton daging. Dan di Kota Bekasi sendiri pihak kami sudah bekerja sama dengan PT Berdikari, itu daging sapi lokal,” ujar Dedi. (Ez)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini