Pentingnya Vaksinasi bagi Anak Anda

Pentingnya vaksinasiPara orangtua pastilah saat ini sedang merasa was-was, terlebih bagi mereka yang memiliki anak balita. Hal ini dikarenakan beredarnya kabar mengenai adanya vaksin palsu.

Pemberitaan mengenai vaksin palsu tersebut lantas jangan dijadikan alasan anak anda tidak diberi vaksin. Vaksin tetap harus dilakukan, mengingat bawa vaksin sangat diperlukan.

Vaksin dapat bermanfaat untuk mencegah sakit berat, wabah, cacat, dan kematian akibat penyakit berbahaya. Beberapa manfaat tersebut merupakan kesimpulan dari penelitian lembaga-lembaga resmi, baik lembaga nasional maupun internasional, yang beranggotakan pakar-pakar imunologi, mikrobiologi, epidemiologi, kesehatan masyarakat, biostatistik, farmakologi, penyakit infeksi dan spesialis anak.

Selain adanya vaksin palsu, anda pasti juga pernah mendengar bahwa imunisasi/vaksinasi berbahaya bagi balita anda. Dikatakan bahwa vaksinasi terbuat dari janin bayi, mengandung racun, lemak babi, menyebabkan autisme, bahkan yang paling buruk adalah menyebabkan kematian.

Namun apakah semua hal buruk tersebut benar seperti itu? Berdasarkan lansiran dari situs www.rscm.co.id, hal-hal tersebut tidak benar, karena bukan berasal dari sumber dari ahli atau praktisi imunisasi. Kabar tersebut hanya bersumber dari isu tahun 1930-1960-an. Teknologi pembuatan dan isi vaksin pada tahun-tahun tersebut sangat berbeda dengan vaksin-vaksin yang dipakai sekarang.

Kabar bahwa vaksinasi menyebabkan autisme, dikatakan oleh dokter ahli bedah Inggris Wakefield (ia bukan dokter spesialis anak), hanya dengan responden 18 anak. Ternyata ada pemalsuan data dan dinyatakan tidak sahih oleh British Medical Association dalam British Medical Journal pada Februari 2011. Publikasi 26 penelitian lain menyatakan tidak ada hubungan vaksin dan autisme.

Vaksinasi yang lengkap dan teratur yang diberikan kepada anak anda, akan timbul kekebalan spesifik yang mampu mencegah penularan, wabah, sakit berat, cacat atau kematian akibat penyakit-penyakit tersebut. Meski tidak tertutup kemungkinan bahwa setelah divaksinasi secara lengkap dan teratur, anak anda masih bisa tertular penyakit-penyakit tersebut, namun akan jauh lebih ringan dan tidak berbahaya, dan jarang menularkan pada balita-balita lain sehingga tidak terjadi wabah. (Adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini