Terbukti Gunakan Vaksin Palsu, Ratusan Orangtua Serbu RS Permata Bekasi

Para orangtua yang mendatangi RS Permata Bekasi terkait vaksin palsu
Para orangtua yang mendatangi RS Permata Bekasi terkait vaksin palsu

MUSTIKAJAYA – Setelah diketahui Rumah Sakit Permata masuk dalam daftar sebagai pengguna vaksin palsu, ratusan orangtua mendatangi rumah sakit tersebut untuk meminta kejelasan dan tanggung jawab mereka, pada Jumat pagi (15/07).

“Saya ke sini meminta kejelasan dari pihak rumah sakit, tapi dari tadi sudah menunggu lama, tidak bisa ditemui. Mereka malah memanggil satu persatu orangtua, kenapa gak bareng-bareng aja?” kata Rudi, salah satu orangtua yang datang ke Rumah Sakit Permata.

Akibat tidak ditanggapi oleh pihak rumah sakit, sejumlah orangtua nekat menerobos masuk ke dalam ruang dokter.

“Kami sudah lama nunggu dan tidak ada kejelasan, kami cuma minta kejelasan,” ujar Rudi.

Lain halnya dengan Hutasoit, dirinya sejak semalam mendatangi Rumah Sakit Permata, namun tidak juga mendapat kejelasan. Akhirnya pada Jumat pagi, dirinya datang kembali bersama anak dan istrinya, dan mendapatkan jawaban yang sama.

“Kami semua orangtua khawatir, karena takutnya efek dari vaksin palsu itu tidak langsung, melainkan lima, sepuluh, atau dua puluh tahun lagi anak-anak kami bermasalah.“ tuturnya dengan nada tinggi.

“Kami hanya minta pertanggungjawaban dan klarifikasi pihak rumah sakit, terkait vaksin yang diberikan oleh anak kami selama lahir hingga berusia lima tahun ini,” tambahnya.

Karena tidak mendapatkan informasi yang diinginkan, ratusan orangtua ini memaksa masuk ke dalam sebuah ruangan yang dijaga petugas kepolisian Polsek Bantargebang. Beruntung dalam kejadian tersebut, kepolisian yang berjaga berhasil menahan emosi warga sehingga tidak ada kericuhan.

Para orangtua yang mendatangi RS Permata Bekasi terkait vaksin palsu 2Pihak rumah sakit yang dikonfirmasi mengaku, penjelasan akan dijelaskan oleh Direktur Rumah Sakit Permata, Dokter Untung, yang saat ini berada di Kementrian Kesehatan.

“Akan kami berikan keterangan, tapi besok, Sabtu pagi (16/07), jika Dokter Untung, direktur rumah sakit sudah kembali dari Kementrian Kesehatan,” ujar perwakilan manajemen yang tidak ingin disebutkan namanya. (Tio)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini