Hidup Tanpa Keluarga, Kakek Ini Tewas Gantung Diri di Rumahnya di Duren Jaya

seorang-kakek-yang-tewas-gantung-diriBEKASI TIMUR – Selama satu tahun hidup sendiri tanpa keluarga, membuat UM (63) merasa frustasi dan stres berat. Apalagi ia merasa dibebani dengan penyakit paru-paru yang dideritanya sejak bertahun-tahun silam. Atas beban itulah, UM nekad gantung diri di rumahnya, di Gang Delima RT 02 RW 02, Duren Jaya, Bekasi Timur.

Indra Mustiadi (52), ketua RT setempat, menjelaskan kejadiaan itu berawal dari sebuah laporan warga yang mencium adanya bau busuk dari kontrakan yang dihuni UM. Namun setelah rumahnya didatangi, pintu rumahnya terkunci. Atas inisiatif dan kecurigaan, kemudian pintunya dibongkar secara paksa, pada Senin (19/09), sekitar pukul 11.45 WIB tadi.

“Saya kaget, ternyata bau itu bersumber dari tubuh UM yang gantung diri di sebuah kamarnya. Kami langsung menurunkan jenazah dan buru-buru menghubungi petugas Linmas Polsek Bekasi Timur,” kata Indra, Senin sore (19/09).

Menurut Indra, selama ini sosok UM dikenal pendiam. Ia juga diketahui sehari-hari bekerja sebagai tukang balon di halaman sekolah SD. Selebihnya, Ia tak menyangka warganya bisa mengakhiri hidup dengan cara mengenaskan.

“Saya bertemu seminggu yang lalu,” ujarnya.

Kasubag Humas Polresta Kota Bekasi, Inspektur Satu Evi Fatna, membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, saat ini jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi guna proses otopsi. Sementara dari hasil identifikasi, korban mengelurkan air mani dan cairan air liur dari mulutnya.

“Waktu ditemukan petugas langsung mengidentifikasi. Namun tidak ada tanda kekerasan. Yang ada dia mengeluarkan air mani dari belakang kemaluan dan air liur dari mulutnya,” tuturnya. (Tio)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini