Unjuk Rasa, Korban Penggusuran Pekayon : Dulu Saat Pilkada Suara Kami Diburu, Sekarang Digusur

ratusan-warga-yang-tergabung-dalam-forum-pembela-rakyat-di-dprd-kota-bekasiBEKASI TIMUR – Melakukan aksi unjuk rasa di DPRD Kota Bekasi, Senin (14/11), ratusan warga yang tergabung dalam Forum Pembela Rakyat (Forpera) meminta pihak DPRD Kota Bekasi memperjuangkan haknya sebagai warga negara.

Menurut salah seorang warga korban penggusuran, Ucok (52), Pemerintah Kota Bekasi telah secara ilegal melakukan penggusuran di tanah milik PJT II yang berada di Pekayon.

“Kami hadir di sini untuk meminta DPRD Kota Bekasi memperjuangkan hak-hak kami sebagai warga, kami juga merasa terdzalimi, saat pilkada suara kami diburu, tapi setelah itu kami digusur, dimana rasa kemanusiaannya?” ujar dia.

Menurutnya, nasib para korban saat ini di pengungsian tidak jelas, ada yang masih bertahan di atas puing-puing penggusuran, ada juga yang menggunakan tenda seadanya.

forpera-bekasi-yang-sedang-berunjuk-rasa“Warga ke sini ingin menuntut ganti rugi atas rumahnya yang digusur dan sepakat untuk tidak dialihkan ke rusunawa,” imbuhnya.

Para pengunjuk rasa tersebut menuntut tujuh poin, diantaranya Pemerintah Kota Bekasi dinilai telah menggusur lahan yang sepenuhnya bukan milik atau aset pemkot, Pemkot Bekasi tidak mempersiapkan program relokasi untuk warga terdampak langsung pengusuran, dan penggusuran telah menyebabkan terlantarnya anak-anak untuk sekolah, yang sampai saat ini tidak ada respon yang baik dari Pemerintah Kota Bekasi. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini