Sindrom Lorong Karpal Pada Ibu Hamil

Ibu hamil pada umumnya akan mengalami jari-jari tangan yang terasa kebas dan kesemutan. Kondisi yang seperti ini dinamakan dengan sindrom lorong karpal.

Lorong karpal adalan kanal tulang yang dibentuk oleh tulang pergelangan tangan pada tiga sisinya dan ligamen yang melintasi pergelangan ke sisi lain. Retensi cairan dan pembengkakan yang umum pada masa kehamilan dapat meningkatkan tekanan pada ruang yang relatif sempit dan tidak lentur ini, lalu menekan saraf tengah yang melintasinya.

Saraf median memberi sensasi pada ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, dan setengah jari manis. Serta berperan penuh dalam pergerakan otot pada bawah ibu jari. Tekanan pada saraf inilah yang menyebabkan gejala sindrom lorong karpal.

Keluhan lain yang dirasakan meliputi rasa sakit dan mati rasa di bagian jari, tangan, atau pergelangan tangan. Gejala seperti ini datang dan pergi berulang kali. Terkadang keluhan bertambah parah di malam hari. Malah rasa sakit akan semakin menjalar ke lengan dan bahu. Pada kondisi yang kronis, tangan anda akan terasa kaku dan lemah.

Gejala yang anda alami dapat terjadi pada kedua tangan dan bisa muncul kapan saja. Tapi biasanya sindrom ini muncul dan bertambah parah pada fase kehamilan pertengahan kedua dimana wanita mengalami penumpukan cairan di tubuh. Gejala ini perlahan akan hilang setelah melahirkan seiring dengan hilangnya bengkak karena kehamilan.

Bagaimana cara mengatasinya? Sebelumnya, anda pastikan terlebih dahulu, aktifitas apa yang bisa memicu dan memperburuk kondisi tersebut. Setelah itu, hindari semua aktifitas tersebut sebisa mungkin.

Anda bisa melakukan beberapa hal untuk melindungi tangan anda. Misalnya jika anda bekerja menggunakan komputer ketika hamil, sesuaikan tinggi kursi agar pergelangan tangan anda tidak pada posisi bengkok saat mengetik. Coba juga menggunakan pelindung tangan atau keyboard ergonomis untuk dapat mengurangi rasa sakit yang anda rasakan. Gunakan waktu istirahat untuk menggerak-gerakkan lengan dan merentangkan tangan.

Jika gejala ini mengganggu di malam hari, coba stabilkan pergelangan tangan pada posisi netral. Gunakan penahan agar pergelangan tangan tidak melengkung. Posisi yang netral membuat lorong karpal menjadi sedikit lebih luas. Jangan tindih tangan saat tidur. Ganti posisi tidur dan topang lengan dengan menggunakan satu atau dua bantal saat merasakan sakit.

Jika terbangun dengan rasa sakit, goyangkan kedua tangan hingga rasa sakti dan kebas menghilang.

Sekali lagi perlu diingat, sindrom lorong karpal ini sebenarnya akan hilang dengan sendirinya setelah melahirkan. Tapi bila gejalanya tetap sama setelah melahirkan, pastikan untuk memberitahu dokter saat kunjungan pertama setelah melahirkan. Hal ini bertujuan agar dokter anda dapat memberi rujukan ke dokter spesialis tulang bila diperlukan.

Pada umumnya dokter spesialis pertama kali akan menyarankan Anda menggunakan penyangga dan meminum obat anti peradangan sejenis ibuprofen. Jika perawatan konservatif ini juga tidak membantu, langkah selanjutnya adalah melakukan injeksi kortison. Pada kasus yang sangat parah, perlu dilakukan pembedahan kecil untuk menghilangkan tekanan pada saraf median. (Adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini