Guru Honorer Bekasi Mengadu Ke Sutriyono

JAKARTA – Forum Komunikasi Guru Sukwan Kota Bekasi menemui Sutriyono, anggota Komisi II DPR, Fraksi PKS. Para guru honorer tersebut menyampaikan aspirasi mereka sebagai pahlawan tanpa jasa. Para guru honorer asal Kota Bekasi itu berharap diakomodir dalam revisi Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pengangkatan CPNS bagi Tenaga Honorer, Selasa (18/4).

Salah satu guru honorer, Fitri Marhayati mengatakan, bahwa ia ingin tahu sejauh mana tentang revisi UU ASN untuk pengangkatan tenaga honorer.

“Kami rata-rata sudah mengajar lebih dari tiga tahun. Namun, sampai saat ini kami belum menerima honor, ada niatan untuk mogok kerja tetapi kami juga masih memikirkan anak didik kami,” ujar Fitri.

Sementara itu, Indah Widya Astuti Ketua FKGS Kota Bekasi, Guru SDN Bekasi Jaya IV, mengeluhkan tentang pengalamannya terkait data K2 yang bertambah-tambah sehingga membuat ia trauma.

“Saya ingin mempertegas akan jadi seperti apa UU ASN kedepan ini. Akankah terealisasi UU ASN ini. Saya harap begitu,” harapnya.

Dengan banyaknya komentar tersebut Anggota Komisi II DPR RI, Sutriyono memberikan tiga point penjelasan terkait tenaga honorer.

“Perkuat kelembagaan honorer dengan membentuk konsorsium tenaga honorer yg terdiri dari beberapa forum kemudian,” kata Sutriyono.

Ia meminta para guru honorer di daerah untuk melakukan validasi data honorer secara kolektif. Forum guru honorer juga perlu mengawal data tersebut dari lembaga kepegawaian daerah hingga BKN.

“Bangunlah komunikasi yang strategis dengan DPRD dan Pemerintah Daerah untuk bersama-sama mengawal misi perjuangan tenaga honorer,” jelas pria yang biasa disapa mas Tri. (fir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini