LH Ingatkan Batas Penggunaan Air Tanah

BEKASI SELATAN – Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, mengingatkan para pengembang apartemen di Kota Bekasi untuk memaksimalkan penggunaan air sungai atau PDAM.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Lutfi, mengatakan bahwa semua apartemen maupun perumahan yang ada Kota Bekasi diwajibkan menggunakan air permukaan atau air PDAM atau air sungai.

“Sudah ada ketentuan penggunaan airnya dan harus ditaati, karena ada batasannya,” tutur Lutfi kepada infobekasi.co.id

Dirinya juga memberikan catatan apabila jaringan PDAM belum masuk dan sumber air baku tidak mencukupi, maka para pengembang apartemen maupun perumahan diperkenankan menggunakan air bawah tanah dan hal tersebut sifatnya sementara sampai jaringan air PDAM masuk.

“Jika dipilah maka debit penggunaan air tanahnya sebanyak 40 persen dan sisanya 60 persen air PDAM, dan itu harus ditaati,” katanya.

Untuk apartemen sendiri, ia menjelaskan, jika hal tersebut sudah dijalankan maka setiap mereka melakukan proses daftar ulang, jumlah debitnya akan dikurangi sebanyak 10 persen.

Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi juga akan melakukan pengecekan dan evaluasi terhadap penggunaan air tanah tersebut oleh para pengembang apartemen apakah penggunaannya sudah sesuai.

“Setiap dua tahun sekali mereka akan melakukan proses daftar ulang penggunaan airnya dan jumlah debit air yang dipergunakannya akan dikurangi jumlahnya sesuai dengan aturan yang ada,” jelasnya. (Apl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini