Paul Pogba: Islam Bukan Teroris

Teror bom di Manchester memang masih menyisakan duka bagi keluarga para korban. Ledakan terjadi di tengah konser Ariana Grande yang berlangsung di Manchester Arena, 22 Mei 2017 lalu. Dunia menyoroti bencana yang menimpa, dan diduga didalangi oleh ISIS.

Pascateror bom ini, 19 nyawa melayang dan 50 orang lainnya mengalami luka-luka. Tak hanya itu, teror bom yang diduga dilakukan oleh tersangka, Salman Abedi, membuat jutaan jiwa warga Inggris diterpa ketakutan.

Hal inilah yang mengetuk hati bintang Manchester United, Paul Pogba, memberikan imbauannya. Pogba yang beragama Islam, menegaskan bahwa teror yang terjadi di Manchester adalah bukan bagian dari ajaran agama Islam.

Pogba ikut mengutuk perbuatan pelaku yang membuat nyawa orang tak bersalah melayang. Seperti dilansir viva.co.id, gelandang berusia 24 tahun ini juga menyerukan kepada warga Manchester dan dunia untuk melakukan perlawanan terhadap aksi terorisme.

“Ini adalah momen yang sangat sulit. Tapi, Anda tidak boleh menyerah. Kita tidak bisa membiarkan mereka (teroris) berada di dalam pikiran kita. Kita harus melawannya,” ujar Pogba dikutip Sky Sports.

“Kesedihan sedang terjadi. Tapi, Anda tidak bisa berhenti untuk tetap hidup. Anda tidak bisa membunuh manusia. Membunuh manusia adalah hal gila. Jadi, saya tidak akan menempatkan agama untuk itu. Ini bukan Islam dan semua orang tahu itu. Saya tidak ingin menjadi satu-satunya yang mengatakan itu,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini