Setelah Warga Muhammadiyah, Persis Kota Bekasi Labuhkan Pilihan ke Nur-Firdaus

Dukungan demi dukungan datang ke pasangan nomor urut dua, calon Walikota Bekasi Nur Supriyanto. Setelah sebelumnya mendapatkan dukungan dari warga Muhammadiyah Kota Bekasi yang tergabung dalam komunitas Amanah kini dukungan datang dari Persatuan Islam, salah satu organisasi masyarakat (ormas) Islam di negeri ini.

Wakil Ketua I Persis, Wildan Hasan mengatakan Persis akan mengawal Nur Supriyanto dan Adhy Firdaus mulai dari pemilihan sampai menjalankan roda pemerintahan.

“Jika insya Alloh pak nur jadi pemimpin Kota Bekasi, kami siap mengawak Pak Nur. Kalau perlu beberapa dari kami jadi staff ahli,” katanya.

Maka, kata Wildan, kami tegaskan lagi kami dukung Nur Supriyanto dan Adhy Firdaus untuk menjalankan pemerintahan dengan nilai-nilai islam tentu saja Perda Syariah.

“Dukungan ini dari hati nurani dan sudah dari awal jatuh cinta dengan pak nur,” katanya.

Senada dengan Wildan Hasan, M Faisal, Penasehat DPD Persis Kota Bekasi mengatakan pertemuan ini merupakan bagian dari Jihad Syiasah.

“Sehingga tentu Persis Kota Bekasi ini merupakan bagian apa yang sejauh ini mendapatkan restu dari pimpinan pusat untuk mendukung Nur Supriyanto dan Adhy Firdaus,” katanya.

Menurutnya ini bagian dari Ikhtiar Persis khususnya Kota bekasi untuk memberikan kontribusinya.

“Kalo selama ini bisa melihat saja pemerintahan tetapi kami juga berkeinginn berkontribusi. hal ini karena kami melihat bahwa kehidupan ini tidak akan terlepas dengan namaya siyasah,” katanya.

Maka, kata dia kedekatan dengan PKS kita formalkan dlam bentuk dukungan sepenuhnya pada Nur Supriyanto dan Adhy Firdaus.

“Sekali lagi untuk dukungan ini
kami tegas. Untuk pemeritahua satu Asatids kami ini biasa berdakwah sekian masjid. Bagaimana jika ribuan berapa dukungan yang akan bisa dihasilkan untuk memenangkan pasangan calon nomor urut duas. Sehingga kita yakin, jika jakarta bisa mengapa di Bekasi tidak bisa dilakukan,” katanya.

Menanggapi hal itu, calo Walikota Bekasi Nur Supriyanto tampak sumringah. Terlihat dari aura mukanya ketika tiap orang yang hadir meyakinkannya.

Ia juga mendukung permintaan Persis yang ingin adanya Perda Syariah. Namun, menurut mantan anggota DPRD ini jalannya akan panjang.

“Saya pengalaman menjadi 20 tahun Anggota DPRD, 10 tahun bersama Gubernur Jawa Barat, kami lebih tahu ini tidak mudah melakukan transformasi ke perda syariah,” katanya di rumah makan Cibiuk Rabu (18/4/2018).

Ini perlu disosialisasikan ke bawah,” kata Nur Suprianto.

Untuk memenangkan pilkada ini, kata Nur Supriyanto, tidak cukup dengan Gerindra, PKS saja.

“Kita bersyukur situasi sekarang menyatukan kita semua,” katanya.

Sekat-sekat keumatan menurut Nur Supriyanto seakan tidak ada lagi ketika menuju Pilkada Kota Bekadi.

“Apakah itu NU,Muhammadiyah, salafi sekat-sekat hilang semua.
Bahkan salafi menjadi Ketua timses di bekasi,” kata lulusan IKIP Jakarta ini.

Kalau kita tidak mengusai kekuasaan, kata Nur Supriyanto, akan diambil alih oleh mereka yang tidak berkepentingan pada umat.

“Insya Alloh Islam akan bangkit dan menjalankan amanah ini sehingga bukan sekedar figur,” katanya.

Insya Alloh, kata Nur Supriyanto, akan memenangkan Pilkada Kota Bekasi

“Ketika kita bersatu akan menjadi kekuatan memenangkan pilkada ini,” tegasnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini