Dua Pria di Bekasi Beli Sepeda Motor Pakai Uang Palsu, Kok Bisa?

Infobekasi.co.id – Aparat Polsek Tambun, Kabupaten Bekasi menangkap dua orang pengedar uang palsu di wilayahnya. Rupanya, pelaku AA (40) dan RFI (21) telah menjalankan aksinya selama tiga tahun sampai dapat membeli sepeda motor.

“Awalnya laporan dari masyarakat, ada seseorang yang membelanjakan membeli sabun pakai uang palsu,” kata Kapolsek Tambun, Kompol Siswo, Senin (10/2).

Dia adalah RFI, belanja sabun Rp 4000 menggunakan uang palsu pecahan Rp 20 ribu. Pelaku belanja di daerah Desa Sriamur, Tambun Utara. Pelaku ditangkap warga yang memastikan kalau uang yang dipakai palsu.

“Setelah dikembangkan kami berhasil menangkap satu tersangka lagi di Jakarta Timur, AA,” katanya.

Hasil interogasi, kata dia, mereka telah menjalankan aksinya selama tiga tahun. Setiap sepekan sekali, mereka mampu mencetak uang palsu hingga Rp 3 juta. Nominal yang dipalsukan mulai Rp 10-50 ribu.

“Para tersangka menukarkan uang palsu di warung kecil terutama di daerah Klender, Pondok Kopi, lalu di Bekasi,” katanya.

Hasil kejahatannya itu, kata dia, pelaku sampai bisa membeli sepeda motor. Selain itu, uang asli hasil penukarannya, dipakai untuk berfoya-foya. Adapun, pelaku bisa memproduksi uang palsu tersebut setelah belajar dari youtube.

“Awalnya coba-coba, ternyata laku dipakai membeli. Terutama yang lecek,” kata Siswo.

Akibat perbuatannya, tersangka sekarang mendekam di sel tahanan Polsek Tambun. Mereka dijerat dengan pasal 245 KUH Pidana ancamanya 15 tahun penjara.

Barang bukti disita sepeda motor Honda BeAT B-5935-TAJ, dua printer berikut tintanya, uang palsu senilai Rp 700 ribu pecahan Rp 10-50 ribu, dan Rp 150 ribu uang asli. (adi nugroho)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini