Belasan Panti Pijat di Bekasi Nekad Beroperasi di Tengah PSBB

InfoBekasi.co.id – Sebanyak 6 rental komputer dan 12 panti pijat tradisional di Kota Bekasi ditutup secara paksa oleh Satuan Polisi (Satpol) PP Kota Bekasi.

Penutupan tersebut dilakukan karena mereka tidak mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dimana tertuang larangan berkumpul dan sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Abi Hurairah, membenarkan penutupan 6 rental komputer dan 12 panti pijat tradisional tersebut dikarenakan masih menjadi lokasi berkumpulnya orang.

“Intinya, mereka tidak mematuhi aturan PSBB-nya,” kata Abi, Minggu (26/4).

Penutupan tersebut, lanjut Abi, dilakukan secara humanis dengan memberikan imbauan kepada para pemilik rental komputer dan para pemilik panti pijat tradisional tersebut.

“Kami lakukan secara humanis pendekatannya, jadi ketika ditutup tidak ada tindakan yang menyalahi aturan,” sambungnya.

Selain melakukan pendekatan humanis saat melakukan penutupan tempat usahanya karena melanggar aturan PSBB, mereka juga dijatuhi sanksi berupa membuat pernyataan tertulis.

“Mereka juga membuat pernyataan tertulis,” pungkasnya.

Kontributor: Giri Sasongko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini