Infobekasi.co.id – Camat Tambun Selatan, Junaefi meminta warga yang berada di perumahan terutama yang pinta akses ke non perumahan bisa membuka akses jalan, menyusul status masa transisi pasca pandemi Covid-19.
Beberapa perumahan sampai Kamis (18/6) masih menutup dan melarang tamu datang.
“Kalau siang dibuka saja dan diawasi pihak keamanan perumahan. Ini untuk memberi kesempatan kepada pedagang keliling mendapat rejeki,” ujar Junefi, Kamis (18/6).
Namun Camat pun menekankan ada protokol kesehatan yang dilakukan. Misalnya, ada tempat cuci tangan, pake masker, syukur-syukur ada pengukur suhu badan.
Saat ini, masyarakat terbagi dua ‘mazhab’ ada yang mazhab percaya adanya virus corona dan ada yang mazhab tidak percaya.
“Yang jelas, mencegah dan melakukan tiga kegiatan yaitu cuci tangan, pake masker hindari kerumunan,” katanya.
Sampai saat ini masih ada sejumlah perumahan di Kecamatan Tambun Selatan yang masih menutup gerbang setelah dilaksanakannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) maksimal, pada Rabu (15/4) lalu.
Beberapa pintu gerbang utama perumahan mereka dipasang tenda untuk mengatur keluar masuk tamu dan mempersempit pintu masuk di jalur tikus.
“Ini sebagai upaya memberi kenyamanan para penghuni supaya bisa melakukan aktivitas di rumah tanpa terganggu oleh tamu,” ujar Agus, petugas Keamanan Perumahan Taman Puri Cendana Tridayasakti, Tambun Selatan.
Selain itu, kendaraan penghuni akan dipasangi stiker supaya dapat mengontrol siapa yang masuk dan ke luar kompleks. “Memang sedikit repot, tetapi ini demi keamanan bersama,” katanya.
Sementara itu Pengurus RT 001/010 Mekarsari, Tambun Selatan yang perumahannya berbatasan langsung dengan perkampungan, sudah membuka satu pintu akses yang menjadi jalan alternatif. Sebelumnya mereka memasang portal dan menuliskan imbauan kalau daerah itu tertutup.
Kecamatan Tambun Selatan, masuk dalam zona merah dalam penyebaran virus corona atau Corona Virus Diseas 2019 (Covid-19). Dari data webiste pikokasbi Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, per 18 Juni 2020, jumlah ODP 8 kasus, PDP 12 kasus dan Positif 8 kasus.
Kontributor: Saban





























