Beda Data Kasus Covid-19 dengan Jabar, Begini Kata Wali Kota Bekasi

Infobekasi.co.id – Data kasus Covid-19 milik Pemkot Bekasi dengan Pemprov Jabar mengalami perbedaan. Bahkan, selisih kasus aktif sekarang telah mencapai 402 kasus.

Mengutip situs resmi Pemprov Jabar yaitu https://pikobar.jabarprov.go.id/data, akumulasi kasus Covid-19 di Kota Bekasi sebanyak 697 sampai dengan 19 Juli lalu, 414 diantaranya berstatus kasus aktif.

Sedangkan pasien sembuh sebanyak 252, sementara angka kematian sebanyak 32.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menampik jumlah kasus secara akumulasi di wilayahnya telah mencapai 600 lebih. Dilansir dari situs corona.bekasikota.go.id, akumulasi kasus sebanyak 491, 12 diantaranya sekarang masih aktif sementara pasien meninggal 36.

“Kenapa Jabar sampai 600? Gini saja. Percaya sama saya apa Pemprov Jabar,” kata Rahmat Effendi kepada wartawan pada Selasa (21/7).

Merujuk pada data yang dimiliki, Pemkot Bekasi sudah menetapkan status adaptasi tatanan hidup baru masyarakat produktif aman Covid-19 sejak 2 Juni lalu sampai 2 Agustus mendatang. Pemkot Bekasi tidak menggunakan narasi PSBB proporsional. (fiz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini