Jalan Baru Kalimalang Banyak Berdiri Lapak Usaha

Infobekasi.co.id – Kemacetan lalu-lintas di Jalan Kalimalang mulai dari perbatasan Kota Bekasi hingga Tegal Gede, Cikarang Utara masih kerap terjadi di jam sibuk berangkat atau pulang kerja. Proses pelebaran hingga sekarang belum rampung, alhasil sebagian jalan yang sudah dibeton sekarang berdiri lapak-lapak pedagang.

Para pengendara terutama dari arah Kota Bekasi, selepas perempatan Gerbang Tol Bekasi Timur, akan terhambat saat masuk Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan.

“Jalannya yang sebelah kiri sudah dicor, tetapi nggak bisa dilintasi, karena banyak pedagang,” kata Heri Arsya, Sopir Truk PT Maspion yang setiap hari melintas di daerah itu.

Menurutnya, jalan yang sudah dicor dijadikan tempat cuci mobil dan malah ada yang dijadikan warung makan serta tempat tinggal. Padahal kalau jalan itu difungsikan, kendaraan dari arah timur dan barat dapat melaju dua jalur dengan empat lajur.

Sudah enam tahun jalan yang ada di sisi utara tersebut dibiarkan meski sudah dicor dan dilebarkan. “Sekarang jadi tempat usaha dan malah ada yang dijadikan tempat tinggal,” ujar Heri lagi, sambil mengatakan di Tambun Selatan paling banyak dijadikan tempat usaha.

Sementara itu Syarifudin, Kasie Trantib Kelurahan Jatimulya, membenarkan hal itu, menurutnya aparat di tingkat kelurahan dan kecamatan tidak mampu karena menyangkut kepentingan Pemkab Bekasi, “Kalau Pemkab memerintahkan tertibkan, pasti kami akan lakukan,” katanya.

Kesan semerawut dan terlihat sempit karena dijadikan tempat usaha, juga terjadi di wilayah Cibitung, tepatnya setelah perempatan Gerbang Tol Cibitung di Pol Sinar Jaya. Palet dan drum serta tong bekas terlihat memenuhi jalan itu, sementara pengendara melintas di sebelah selatan yang sempit.

Reporter: Saban

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini