RSD Asrama Haji Belum Bisa Dipakai Merawat Pasien Covid 19

Infobekasi.co.id – Kepala Unit Pelaksana Teknis Asrama Haji Bekasi Dede Saeful Uyun mengatakan penandatangan kontrak Asrama Haji Bekasi sebagai Rumah Sakit Darurat dengan Pemprov Jawa Barat ditunda. Karena itu, sampai sekarang belum bisa dipakai untuk isolasi pasien Covid 19.

Sebelumnya, proses penandatanganan kontrak kerja sama dengan Pemprov dijadwalkan Jumat (29/01) kemarin. Namun, sampai sekarang belum dilakukan menyusul pihak Pemprov Jabar tak bisa hadir karena alasan tertentu.

“”Kemudian saya dapat kabar dari mereka untuk jawabannya bahwa mereka hari ini seperti batal karena ada tim dari BPK. Saya bilang kapan jadinya?. Mereka bilang menunggu perintah pimpinan,” Ucap Dede saat dihubungi infobekasi.co.id, pada Selasa (2/2) Pagi.

Dede menambahkan, sehingga karena adanya proses pembatalan yang dilakukan, sementara ini untuk Asrama Haji Bekasi belum dapat dialihfungsikan sebagai RSD Covid-19.

“Kalau begitu kedepan jangan memastikan tanggal apabila belum jelas untuk penetapannya, saya bilang seperti itu, supaya saya menyampaikan kepada rekan – rekan tidak salah,” keluhnya.

Ia pun menyampaikan, agar dengan sesegera mungkin untuk kunjungan serta proses tanda tangan kontrak kerjasama yang dilakukan oleh Pihak Pemprov Jawa Barat ini agar dapat terlaksana, sehingga bagi RSD Asrama Haji Covid-19 bisa segera beroperasi dengan cepat.

Kontributor: Denny Arya P

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini