Update Kasus Pembacokan Pengamen Bertato di Karang Kitri

Infobekasi.co.id – Kapolsek Bekasi Timur Ajun Komisaris Rusit Malaka mengatakan saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus pembacokan seorang pengamen di Kampung Karang Kitri, Jalan Rawa Indah RT 05 RW 009. Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin malam (30/08). Korban K, tewas dalam peristiwa itu.

“Sementara ini, kita masih melakukan tahap pengembangan kasus dan kita juga sedang mencari tersangka ini, baik dari tim gabungan Polda Metro Jaya, Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Bekasi Timur,” ujar dia kepada wartawan di Mapolsek Bekasi timur, Kamis (02/09).

Rusit mengungkapkan, dalam aksi tersebut, pelaku dan korban merupakan rekan seprofesi dan apabila dilihat dari kronologisnya merupakan kasus pribadi.

“Itu juga kasus, kasus pribadi korban sama pelaku, dan ternyata korban dan pelaku yang sedang kita lakukan pengejaran ternyata juga merupakan rekan seprofesi korban yakni sebagai pengamen sehari-hari,” jelasnya.

Ia melanjutkan, kemudian pelaku ketika melakukan aksinya kepada korban, pelaku dalam keadaan yang mabuk, dan dirinya juga memastikan untuk kasus ini tidak ada unsur percintaan di dalamnya.

“Bukan unsur percintaan, itu ada masalah pada pembagian lahan ngamen,” katanya.

Rusit menerangkan korban pada saat aksi pembunuhan terhadap pelaku, korban diantaranya memiliki beberapa luka tusuk dan bagi luka tusuk yang diterima korban sebanyak empat tusukan.

“Korban kalo hasil identifikasi, ada beberapa banyak tusukan dari benda tumpul yang kita kira itu pisau dan korban mengalami sebanyak 4 tusukan, baik kepala, leher, punggung,sama perut,” ungkapnya.

Serta, sejauh ini tahap penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian dan untuk barang bukti sendiri masih urung ditemukan.

“Untuk sementara kita barang bukti belum kita dapatkan, sementara akan kita cari terus,” paparnya.

Kontributor: Denny Arya Putra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini