Pengendalian Banjir di Jatiasih, Latu Dorong Pembuatan Sumur Resapan yang Masif

Infobekasi.co.id – Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS daerah pemilihan (Dapil) Jatiasih, Latu Har Hary mengatakan pihaknya mendorong pemerintah daerah membuat sumur resapan yang masif di lokasi rawan banjir di wilayah Jatiasih.

“Biayanya jauh lebih kecil dibandingkan pembangunan infrastuktur pengendali banjir lainnya,” kata Latu kepada infobekasi.co.id, Selasa (9/11/2021).

Menurut dia, sumur resapan bisa dibuat di beberapa titik setiap RT atau RW di lahan fasilitas sosial atau fasum. Sumur ini akan menampung air hujan yang turun lalu diserap ke tanah. Sehingga meminimalkan banjir yang disebabkan hujan lokal.

“Ini adalah langkah mengatasi banjir dengan biaya minim,” kata Latu yang menyebut, dana untuk satu titik sumur resapan berkisar Rp 10 juta.

Latu sudah berdiskusi dengan UPTD Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air di Kecamatan Jatiasih ihwal langkah pengendalian banjir dengan sumur resapan tersebut. Karena itu, Ia mendorong pemerintah daerah mempresentasikan ide tersebut ke Komisi II DPRD Kota Bekasi.

“Saya sudah minta temen-temen di Komisi II mengkomodir. Saya juga sudah menyampaikan ke warga, dan sambutannya positif,” kata Latu.

Karena pada prinsipnya, air hujan yang turun tidak langsung mengalir ke saluran air, melainkan menyerap ke tanah. Sumur resapan, kata dia, bisa menjadi pengganti lahan resapan yang telah beralih fungsi.

“Infrastuktur pengendali banjir lainnya juga penting, seperti penguatan tanggul atau membangun polder air dengan skala besar,” kata pria yang akrab disapa Bang Jampang ini. (fiz/adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini