Realisasi PAD Kabupaten Bekasi Baru Segini, Targetnya Rp2 T

Infobekasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatat pendapatan asli daerah atau PAD hingga awal triwulan kedua sudah mencapai Rp399.954.458.347 atau 19,4 persen dari target sebesar Rp2.065.328.229.205 di tahun ini.

PAD tersebut bersumber dari 10 jenis pajak daerah. Yakni BPHTB, PBB Perdesaan dan Perkotaan, penerangan jalan, pajak restoran, pajak hotel, pajak reklame, hiburan, parkir, pajak air tanah dan pajak sarang burung walet.

Dari 10 sektor pajak daerah tersebut, BPHTB masih menjadi primadona. Berdasarkan catatan, perolehan BPHTB hingga di awal triwulan kedua mencapai Rp180,8 miliar dari target Rp915 miliar.

“Kita optimis target dari BPHTB dapat kita kejar,” ucap Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi, Herman Hanapi, Selasa (26/4).

Baca juga : PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Minta Kenaikan Pajak Air Permukaan Ditinjau Kembali

Untuk penerimaan pajak daerah tertinggi kedua yakni PBB sebesar Rp78,5 miliar dari target Rp532,5 miliar. Kemudian disusul pajak hotel dengan penerimaan sebesar Rp8,4 miliar dari target Rp47,5 miliar.

“Realisasi dari sektor PBB sudah 14,7 persen. Kalau realisasi pajak hotel sudah 17,9 persen,” ucap Herman.

Penerimaan pajak daerah di triwulan pertama tersebut sudah lebih dari 15 persen dari total target PAD. Herman optimistis PAD Kabupaten Bekasi bisa sesuai target hingga akhir tahun meski di masa pandemi Covid-19.

“Kami akan terus berinovasi khususnya di masa pandemi ini supaya target bisa tercapai,” katanya.(kendra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini