Marak Aksi Pungli, RK Minta Warga Jabar Berani Melapor

Infobekasi.co.id – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta masyarakat Jawa Barat melaporkan Pemerintah Daerah ataupun Lembaga, apabila melakukan aksi pungutan liar (pungli).

Imbauan ini terkait ada 50 ribu kasus pungli selama 6 tahun terakhir berhasil dibongkar Satgas Siber Pungli. Sebab itu, pihaknya mengungkapkan bahwa pengusutan kasus pungli tidak dilakukan hanya ketika sudah viral.

“Masyarakat tolong wajib lapor (terkait temuan aksi pungli yang terjadi). Tolong viralkan 50 ribuan kasus itu, kan engga mesti nunggu viral. Jadi tidak betul, viral dulu baru di follow up, tidak viral juga kita follow up. Karena ada aduan lewat media sosial, di hp, di WA sampe aplikasi Siberli itu cara kita untuk melaporkan pungli,” tegas Ridwan Kamil, saat berkunjung ke Kota Bekasi, Minggu (14/05/23).

“Jadi jangan selalu mengasosiasikan yang namanya pungli itu selalu dari aparat, datanya jelas yang TNI ada, yang Polri ada, PNS ada,” imbuhnya.

Ridwan Kamil menambahkan, ssbanyak 70 persen pungli berasal dari masyarakat di pengkolan (persimpangan)  jalan atau lainnya, mungkin organisasi yang kurang bagus dan sudah banyak yang ke pengadilan.

“Ada yang diberhentikan, ada yang di sanksi kalau kedinasan, ada juga yang diingatkan dikasih surat peringatan dan lain lain,” ungkap Dia.

Sekedar informasi, seorang guru di Pangandaran bernama Husein, diintimidasi usai melaporkan dugaan pungli saat mengikuti Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) pada bulan Oktober 2021 lalu, temuan itu hanya salah satu dari puluhan ribu kasus yang ditemukan.

“Kalo viral ya satu dua memang harus direspon, Karena menjadi atensi publik,” pungkasnya.

Kontributor: Denny Arya

Editor         : Dede Rosyadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini