Ratusan Pelajar Gagal ke Yogya, MAN 1 Bekasi Laporkan EO Travel ke Polisi

Infobekasi.co.id – Polemik tidak diberangkatkan ratusan siswa kelas 3 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bekasi, kini pihak Event Organizer (EO) resmi dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Saya semalam resmi sudah melaporkan ke Polsek Bekasi Utara terkait dengan dugaan tindak pidana penipuan serta penggelapan,” ujar kuasa Hukum MAN 1 Kota Bekasi, Samsudin kepada wartawan, Jum’at (9/6/2023).

Kemudian, dirinya juga sedang mengumpulkan sejumlah barang bukti pendukung sebagai penguat laporan. Bukti pendukung lainnya salah satunya kwitansi pembayaran senilai ratusan juta rupiah.

“Pertama proposal penawaran dari pihak EO, kedua kita punya kwitansi uang yang diterima sebesar Rp 474 juta sekian, ketiga, surat perjanjian bersama untuk penyelenggaraan study tour ini sama nanti saksi-saksi menyusul,” ungkapnya.

Menurut Samsudin, pihak sekolah baru pertama kali memakai jasa Event Organizer dengan berbadan hukum CV tersebut. Adapun terlapor adalah pemilik jasa EO.

Adapun perkara pembatalan perjalanan itu dilakukan secara sepihak. Pembatalan itu sudah terjadi sebanyak dua kali. Semula rencananya berangkat tanggal 29 Mei, lalu diundur 8 Juni 2023.

“Akhirnya disepakati EO minta waktu sampai tanggal 8 Juni 2023, bahkan mereka meyakinkan pasti berangkat, seluruh persiapan akan dipersiapkan dari 28 Mei – 8 Juni, tapi ternyata tanggal 8 juga ingkar janji,” tuturnya.

Penginapan Konfirmasi Tak Ada Boking dari MAN 1 Bekasi

Samsudin kembali memastikan hotel di Yogyakarta sebagai tempat penginapan. Namun lagi lagi, pihak hotel tak mendapatkan booking dari pihak mengatasnamakan sekolahnya bahkan EO JHC tersebut.

“Saya croscheck kan pihak EO menyatakan sudah booking di Hotel di Yogya, saya cek enggak ada booking untuk tamu Kota Bekasi,” keluh Samsudin.

Meski demikian, pihak sekolah akan mendampingi siswanya untuk kembali mendapatkan haknya.

Penulis: Fahmi
Editor: Adi T

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini