Berlibur ke Sumber Tancak Nostalgia Semasa Sekolah Dasar

infobekasi.co.id – Berlibur bersama keluarga dan anak saat liburan sekolah menjadi momentum healing sekaligus merefresh pikiran. Kali ini destinasi liburan ke Malang, wisata air kolam renang Sumber Tancak.

Kolam renang ini sudah ada sejak tahun 90-an. Lokasinya berjarak 31 kilometer dari pusat Kota Malang. Tepatnya di Desa Kemulan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Air kolam renang langsung dari mata air, bukan pakai pompa Jet Pump apalagi dari sulingan air kali. Benar-benar natural alias alami kolam airnya.

Di tambah, banyaknya pepohonan mengelilingi kolam pemandian, menambah asri dan sejuk wisata air Sumber Tancak ini.

Soal harga karcis (tiket masuk) jangan khawatir kantong kebobolan. Cukup merogoh kocek, 5000 rupiah per orang sudah bisa menikmati mandi di kolam renang tersebut.

Bicara tiket masuk kolam renang Sumber Tancak, mengingatkan saya ketika masih duduk di Sekolah Dasar (SD) belasan tahun lalu bersama kawan-kawan. Saat itu biaya tiket masuk untuk usia anak-anak 50 rupiah per orang, dan usia dewasa 100 rupiah per orang.

Zaman itu, namanya masih anak-anak ada saja kenakalan yang kita perbuat. Bagaimana masuk ke kolam renang gratis alias tidak bayar.

Maklum, uang 50 rupiah waktu itu bisa buat beli kerupuk sekantong, bisa dimakan bareng-bareng. Minumnya minta ke tukang warung.

Masa sekolah memang paling terkesan dan tidak bisa dilupakan. Saya bersama kawan-kawan atur strategi biar bisa lolos masuk kedalam kolam renang Sumber Tancak.

Dulu kolam renang ini dijaga seorang kakek. Saya bersama belasan kawan sekolah berangkat jalan kaki menuju Sumber Tancak, dengan jarak tempuh sekita 3 Kilometer. Menerabas perkebunan dan menyusur jalan pinggir kali.

Sampai di lokasi kolam renang, uang recehan yang dibawa dikumpulin seadanya. Ada kawan bertugas membawa uang receh masuk bagian paling belakang. Kawan lainnya buru-buru masuk duluan, sambil berlari bilang ke penjaga kolam renang, “duitnya di belakang !!!,”.

Misi berhasil, sang penjaga kolam renang Sumber Tancak hanya geleng-geleng kepala, lantaran dikerjain anak-anak SD. Semestinya uang tiket lebih dari seribu rupiah, Ia hanya menerima tidak lebih dari lima ratus rupiah.

Namun, kakek penjaga kolam renang itu tidak marah, memaklumi kelakuan anak-anak sekolah. Ia bahagia melihat anak-anak sekolah bisa liburan dan bersenang-senang meski membawa uang pas-pasan.

Penulis : A.Warseso

Editor   : Deros D.Rosyadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini