Mengenal Klorin, Zat Kimia di Aliran Kali Bekasi

infobekasi.co.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yudianto memaparkan, setelah melalukan penulusuran dan uji laboratorium pada Jumat (10/8/23), air Kali Bekasi terkontaminasi COD (Chemical Oxygen Demand) dan Klorin.

“Klorin artinya ada limbah terkait hasil aktivitas pencucian tekstil. Diduga limbahnya berasal dari pabrik industri Jerman atau pencucian pakaian yang ada di wilayah sana,” tegas Yudianto kepada infobekasi, Senin (14/8/23).

Semakin tinggi kadar COD berdampak matinya organisme yang ada di perairan. Selain kadar COD yang tinggi, ditemukan juga klorin, nitrit, dan fosfat.

“Klorin, yakni limbah terkait dengan kegiatan pencucian atau sisa pencucian kain berwarna, diduga berasal dari industri pakaian,” terang Yudianto.

Sekedar informasi, Chemical Oxygen Demand (COD) merupakan kadar jumlah oksigen untuk mengoksidasi zat limbah organik. Seperti Amonia dan Nitrit.

Klorin merupakan bahan yang digunakan sebagai pemutih dalam industri tekstil. Klorin yang tinggi dapat membentuk racun bagi lingkungan dan kesehatan.

Klorin berbahaya untuk kualitas air menurun dan dapat menimbulkan efek rumah kaca. Klorin Juga berbahaya bagi kesehatan, menimbulkan gangguan pernapasan dan Iritasi.

Jika salah penggunaan dan tempat, efek yang ditimbulkan berakibat pada kerusakan lingkungan, salah satunya tercemarnya air Kali Bekasi saat ini.

Mari saling menjaga lingkungan untuk hidup yang lebih aman. Jagalah alam, niscaya alam akan menjaga manusia.

Reporter Magang : Aleisa Dian Mutia 

Editor  : Deros

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini