Sengketa Lahan SDN Bantargebang, Pemkot Bekasi Bayar Rp19 M ke Ahil Waris

Infobekasi.co.id – Pemerintah Kota Bekasi tengah melakukan proses rencana pembayaran lahan SDN Bantargebang, usai dilakukan penyegelan oleh ahli waris. Penyegelan tersebut di SDN Bantargebang III IV hingga V.

“Proses perencanaan penganggaran dan itu kan baru inkrahnya kemarin. Dan juga sudah dinyatakan oleh pengadilan untuk dibayarkan,” jelas Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Kamis (31/8/2023).

Kata Tri, Pemkot Bekasi bertanggung jawab dengan membayar lahan seharga Rp 19 miliar. Proses pembayaran ini tengah diusulkan melalui Anggaran Biaya Tambah (ABT).

“Hari ini kan kami sedang proses untuk pembayaran ABT 2023, dan tadi pagi saya sudah perintahkan Rp19 miliar kami siapkan nanti diketok palu, mudah-mudahan segera saja diketok palu,” katanya.

Walikota Bekasi meminta pihak ahli waris bersabar, lantaran pencairan anggaran untuk bayar lahan melalui tahapan proses. Pembayaran diprediksi sebelum akhir tahun 2023.

“Kalau hari ini diketok palu, September ada persetujuan Gubernur, ya harusnya sih paling lambat November akan kami bayarkan,” ujad Tri Adhianto.

Sekedar informasi, pemilik lahan di tiga sekolah yaitu SDN Bantargebang III IV dan V yakni punya HM Nurhasanuddin Karim. Kuasa hukum ahil waris sudah mengurus proses hukum dan sudah disahkan Pengadilan Negeri (PN) Bekasi.

“Kewajiban Pemkot Bekasi yang harus dibayarkan yakni Rp19 miliar, sesuai dengan keputusan Pengadilan Negeri (PN) Bekasi. Prosesnya itu sudah inkrah,” kata kuasa hukum ahli waris, Andri Sihombing.

Reporter : Fahmi

Editor   : Deros D.Rosyadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini