2 Tersangka Begal di Mustikasari Ditangkap Polisi, 3 Tersangka Lainnya Status DPO

Infobekasi.co.id – Dua tersangka begal yang nekad melawan mahasiswa bernama Gilang di kawasan Mustikasari, Mustikajaya, Bekasi kini ditangkap Polisi. Kapolsek Bantargebang AKP Ririn Sri Damayanti mengatakan, tersangka sudah diamankan dua dari lima orang.

“Tersangka yang ditangkap ada dua orang, Mereka QSA dan KFA,” kata AKP Ririn Sri Damayanti, Kamis (16/11/2023).

Sedangkan tiga tersangka lain berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) ialah G, S dan B. Hasil pemeriksaan tersangka berinisial QSA merupakan eksekutor dan membawa celurit sedangkan KFA merupakan joki membawa sepeda motor.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (10/11) pukul 02.00 WIB, di Jalan Raya Mandor Demong, Mustikasari, Mustikajaya. Kronologi itu ketika Gilang hendak mengantarkan pulang rekannya untuk pulang kerumah yaitu Fathan dengan berboncengan sepeda motor. Rupanya korban sudah dibuntuti kawanan begal dari belakang.

Tiba tiba ditikungan dekat lokasi, korban jatuh dari sepeda motornya. Gilang kemudian mengarahkan Fathan untuk kabur melarikan diri, sedangkan dirinya memperlihatkan sepeda motornya karena milik pamannya. Disitulah korban akhirnya dikepung begal.

“Pelaku yaitu QSA menghampiri korban membawa celurit dan bilang mati lu, mati lu, Gilang sontak menangkap dengan tangan kiri dan merebutnya,” jelasnya.

Usai merebutnya, Gilang menghampiri pelaku KFA yang ada di atas motor agar tidak kabur. KFA pun sontak melawan kemudian Gilang menggunakan celurit nya yang sebelumnya telah direbut dari pelaku.

Dari situ KFA pun berteriak meminta tolong. Teriakan itu, buat tersangka berinisial G menghampiri Gilang dengan membawa celurit.

Seketika mengayunkan celurit ke arah korban, Gilang langsung menangkap hingga celurit itu kembali direbutnya. Situasi tersebut, buat G langsung melarikan diri dengan membawa sepeda motor korban.

“Sedangkan pelaku QSA berhasil diamankan karena teman-temannya melarikan diri semua, dari keterangan saksi serta penyelidikan, lalu ditangkap KFA ini,” pungkasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 365 KUHPidana dengan hukuman 9 tahun penjara.

Reporter : Fahmi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini