Infobekasi.co.id – Seorang anak berusia 9 tahun nyaris diculik komplotan orang tak dikenal di Kampung Kobakbaya Kapling, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Bekasi.
Menurut salah satu keluarga korban yakni GP menuturkan, anak tersebut berinisial ABT itu nyaris diculik saat Iamenerima informasi dari grup WhatsApp keluarganya.
ABT baru saja pulang dari sekolahnya, sesampainya di rumah, korban langsung mengganti pakaian. Ia kemudian bergegas keluar rumah, menggunakan sepeda bermain bersama teman-temannya.
Saat asyik bermain, dari kejauhan terlihat mobil Toyota kijang berwana merah mendekati korban. Keluarga korban mengungkapkan, peristiwa ini terjadi sekira 800 meter dari rumah dan lokasi tempat bermain ABT.
“Tiba tiba dari kejauhan ada mobil merah mendekat ke ABT, dua orang turun, bapak-bapak, satu bawa pisau, satu bawa kabel item, dan satu lagi di mobil stand by,” tutur GP ketika dikonfirmasi , Rabu (21/2/2024).
Pelaku memaksa korban masuk kedalam mobil. Namun ABT berontak dan berteriak, leher ABT diikat kabel oleh pelaku.
“ABT dicekik pake kabel item yang dibawa satu orang bapak yang tadi itu. ABT berontak terus, sampe akhirnya iketannya kenceng sampe nimbulin luka cekikan di leher ponakan saya,” beber GP, paman korban.
Beruntung aksi penculikan tak sampai terjadi, lanyaran ada warga melintas di lokasi kejadian. Mendengar teriakkan anak meminta tolong, pengendara motor itu mendekati mobil pelaku.
“Lihat ada kejadian itu, bapak itu langsung inisiatif buat nolongin, sambil teriak minta tolong ke warga,” tutur GP.
“Warga langsung nolongin, trus bantu lepasin, ABT langsung lari menjauh,” imbuhnya.
Pelaku panik, warga mulai berdatangan, para pelaku akhirnya melarikan diri. ABT kemudian diselamatkan dan diantar kerumahnya oleh warga yang menolongnya.
Orang tua bersama korban yakni ABT telah mendatangi kepolisian Polres Metro Bekasi untuk dimintai keterangan. Polisi telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi.
“Sampe sekarang lagi di cek CCTV sekitar, dan mama papanya ABT di Polres masih dimintai keterangan,” tutup GP.
Reporter: Fahmi
Editor: Deros






























