Kerupuk Asoy, Jajanan Legendaris Bocah Bekasi Saat Taraweh

infobekasi.co.id – Anak Bekasi era 90-an mungkin pernah ngerasain, saat taraweh suka jajan mampir di warung. Saat ramadan, biasanya tukang warung menjual menu yang hanya ada saat bulan ramadan saja. Seperti mi kuning, asinan dan kerupuk asoy.

Dulu ada sebuah warung yang tiap bulan puasa menyediakan jajanan tersebut, yakni Warung Nyak Zam. Lokasinya dekat musala kampung pengarengan, Kaliabang Bekasi Utara, membuat dagangannya kerap “disatroni” kelompok bocah yang taraweh sambil bermain.

Bocah itu, sebelum berangkat taraweh sengaja bawa duit jajan. Sebelum dan usai salat taraweh, mereka suka mangkal di warung Nyak Zam. Bocah berbaris antre memesan kudapan khas Betawi Bekasi tersebut.

Dari ketiga jajanan legendaris itu biasanya yang paling laris mie kuning dan kerupuk asoy. Bumbunya cukup saus yang dituangkan dari botol. Mi kuning yang dibungkus daun pisang itu dimakannya langsung pakai tangan.

Begitu juga asinan khas Betawi yang berbumbu kacang, kuahnya terasa sedap, apalagi makannya ditambah kerupuk asoy yang segede gaban. Cekrah tuh bocah, betah di warung lupa pulang ke rumah.

Salat taraweh menjadi momen yang ditunggu-tunggu para bocah saat itu. Hal yang utama, bisa jajan di warung Nyak Zam. Kerupuk asoy, mi kuning dan asinan menjadi sebuah menu jajanan legendaris malam taraweh bulan puasa kala itu.

(Deros)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini