Musim Hari Raya Qurban, Penjual Daging “Kebanjiran” Order Menyembelih Hewan

Infobekasi.co.id – Pedagang daging di Pasar Tambun, Kabupaten Bekasi, mengaku tidak menerima pembelian daging qurban setiap hari raya Idul Adha.

“Di sini tidak ada yang menerima yang begituan (daging hewan qurban), terutama kepala dan kaki sapi atau kambing,” kata Saepudin, pedagang daging kambing saat ditemui Infobekasi.

Menurut Udin, sapaan akrab ayah tiga anak ini, meski kepala dan kaki kambing dan sapi banyak dicari pelanggan. Namun, untuk membeli hewan qurban sangat “diharamkan”.

“Kami ngerti hukum, jadi tidak akan tergiur keuntungan besar,” tegas Udin.

Menurut Dia setiap tahun di musim lebaran haji banyak warga yang menawarkan daging qurban untuk dijual ke pedagang daging di pasar, termasuk ke Udin.

“Mereka biasanya panitia dan tidak ngerti kalau daging maupun kaki dan kepala qurban tidak boleh diperjual-belikan,” jelasnya.

Sekedar informasi, sejumlah pedagang daging di Pasar Tambun mengaku sering mendapat “rejeki” saat musim lebaran haji tiba, yakni menyembelih hewan qurban.

“Biasanya kami tidak dagang selama tiga hari,” ucap Udin.

“Untuk daging sapi atau kerbau, kami biasa mematok harga Rp1 juta pe-rekor,” ungkap Udin.

Untuk pekerjaan musiman itu, kata Udin, dari proses menyembelih hingga mencacak daging, panitia tinggal membagi grup alias tim penyembelih.

Di hari biasa, di pasar Tambun hanya ada dua pedagang daging kambing. Sisanya sekitar belasan pedagang daging sapi. Pelanggan Udin mayoritas pedagang kuliner, seperti pedagang sate, soto dan sop kambing.

Per hari, Udin mengaku bisa menyembelih dua ekor hewan. Pada akhir pekan bisa sampai empat ekor hewan yang Ia sembelih untuk dijual di pasar.

Reporter: Haji Saban

Esitor: Deros

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini