Banyak cara untuk memperkenalkan budaya Indonesia. Banyak cara pula yang dapat dilakukan untuk mengekspresikan rasa cinta terhadap budaya lokal.
Seperti yang dilakukan oleh Dwi Hardyanto. Mahasiswa Universitas Brawijaya ini memperkenalkan budaya Indonesa melalui permainan Ghost Battle. Game ini menggambarkan pertempuran hantu-hantu lokal melawan hantu khas negara lain.
“Angkat hantu untuk memperkenalkan budaya Indonesia dengan cara unik dari sisi lain,” ujar Dwi di Jakarta, seperti dikutip dreamersradio.com.
Permainan yang menampilkan hantu-hantu lokal seperti tuyul, sundel bolong hingga leak itu mengantarkan Dwi menjadi juara Digital Creative Indonesia Competition 2014.
Selain mendapat Rp20 juta, mahasiswa jurusan informatika Universitas Brawijaya, Malang, itu berkesempatan mengunjungi perusahaan seperti Google, Yahoo, YouTube dan Facebook di Silicon Valley, AS.
“Pengunduhnya juga ada dari luar, karena memang targetnya internasional,” kata pria asal Malang itu.
April lalu, Dwi meluncurkan versi kedua game dengan variasi hantu lebih banyak. Ragam hantu lokal di game versi dua bertambah dari 16 menjadi 40 hantu.
Tingkat kerumitan permainan juga bertambah menjadi 70 level yang terbagi dalam tujuh dunia hantu. Sejak diluncurkan, Ghost Battle 2 telah diunduh tiga ribu pengguna. Ghost Battle 2 dapat diunduh di perangkat Android Anda melalui Google Play Store. (fhi)








































