Sempat Tertunda, Kini Nenek Ito Dapat Menyusul Sang Suami

20150820213455Bekasi Selatan – Sempat bersedih ditinggal sang suami yang terlebih dahulu pergi ke Tanah Suci, kini Ito Masitoh nenek berusia 70 tahun itu bersyukur karena bisa menyusul sang suami ke tanah para Nabi itu.

Ketertundaan itu berawal dari sang nenek yang kehilangan paspor saat melakukan boarding pass yang selanjutnya menuju Bandara Halim Perdana Kusuma. Ito kala itu bersedih lantaran ditinggal suami dan krabatnya yang berasal dari Kabupaten Tasikmalaya untuk melakukan ibadah haji terlebih dahulu pada, Jumat (23/8).

Setelah Panitia Penyelanggara Ibadah Haji (PPIH) Kota Bekasi melakukan penelusuran, ternyata paspor yang diduga hilang tersebut terbawa oleh sang suami ke Madinah. Dengan kejadian ini, nenek Ito terpaksa menambah jadwal menginapnya di Asrama Haji Bekasi. Hal ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris PPIH Asrama Haji Jawa Barat embarkasi Jakarta – Bekasi Handiman Romdoni.

“Calon jamaah haji nenek Ito, Ahad kemarin sudah diberangkatkan ke Madinah bersama dengan kloter empat asal Kabupaten Karawang. Paspornya ternyata ada di tas suaminya yang lebih dulu berangkat ke tanah suci,” jelas Handiman Romdoni, Senin (24/8).

Akhirnya setelah melakukan beberapa proses administrasi, nenek Ito asal Kabupaten Tasikmalaya itu dapat tersenyum lebar lantaran dapat menyusul suaminya di Madinah bersama rombongan kloter 4 asal Kabupaten Karawang.

“Akhirnya setelah melakukan proses administrasi, paspor nenek Ito kembali lagi Asrama Haji Jawa Barat,” tutupnya. (Fai)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini