ABG Ini Nekat Mencuri Demi Motor Idaman

PelakuSETU– Sidik (18) dan rekannya Nurdin (19) hanya bisa tertunduk lesu saat digiring petugas ke sel tahanan Polsek Setu. Keduanya baru saja ditangkap akibat perbuatannya mencuri barang milik Guberindu (43) warga Kapling Pandang Mandiri Blok C6 No 18 RT 03, RW 08, Desa Lubang Buaya, Setu Kabupaten Bekasi.

‪Kedua pelaku nekat membobol pintu belakang Kantor Desa Burangkeng, Kampung Ciyosog RT 02, RW 02, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi dan menggasak harta benda milik korban yang merupakan petinggi dari proyek perbaikan kantor Desa Burangkeng yang tengah dikerjakan.‬

‪Kapolres Kabupaten Bekasi, Kombes Pol M Awal Chairuddin melalui Kapolsek Setu, AKP Agus Rohmat mengatakan, awal penangkapan pelaku bermula setelah unit K-9 Polda Metro Jaya tim satwa mendatangi lokasi kejadian bersama anjing pelacak. Saat lokasi, tiga orang pekerja Kantor Desa Burangkeng yang dicurigai diminta untuk berdiri, untuk kemudian diidentifikasi baunya oleh anjing pelacak.‬

‪”Saat anggota tim satwa baru mau membuka kunci anjing pelacak, tiba-tiba 1 dari 3 pekerja yang dicurigai (Sidik), langsung lari dan melompati tembok setinggi 2 meter,” kata Awal Chairuddin, Senin (7/12).‬

‪Sidik yang kabur langsung kemudian diikejar petugas dengan membawa anjing pelacak. Setelah berlari sejauh 500 meter, Sidik akhirnya berhasil ditangkap dengan kondisi kelelahan.‬

‪Sidik yang merupakan warga Desa Lubang Buaya RT 03, RW 08, Setu mengakui perbuatannya saat diringkus petugas kepolisian. Ia juga mengaku ditemani rekannya Nurdin (19) warga Kampung Rawa Atung RT 03, RW 06, Desa Cibitung, Setu, Kabupaten Bekasi, dalam menjalankan aksinya.‬

‪”Setelah Sidik memberitahukan soal rekannya, anggota langsung menangkap pelaku Nurdin di kediamannya. Nurdin sendiri bukan pekerja disitu,” paparnya.‬

‪Agus menambahkan, korban yang kala itu sedang bekerja, kaget mendapati peralatan kerjanya sudah tidak ada. Megetahui itu, korban langsung melaporkan kejadian itu ke polisi.‬

‪”Kerugian korban sekitar Rp 15juta. Kedua pelaku berikut barang bukti kini sudah diamankan,” terangnya.‬

‪Sementara itu, Sidik mengaku perbuatannya didasari atas rasa sakit hati kepada korban yang tak lain adalah bosnya sendiri lantaran tidak memberikan pinjaman uang untuk memebeli sepeda motor.

‪”Saya sakit hati. Saya kan kerja disitu, tapi mau pinjam duit aja gak dikasih sama pemborong buat DP motor,” kata Sidik dengan nada kesal.

‪Sementara barang bukti yang diamankan petugas, yakni satu unit gerinda duduk, tiga unit bor tangan dan dua unit gerinda tangan.‬

‪Atas perbuatannya, Sidik dan Nurdin dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan dengan acaman hukuman 7 tahun penjara. (Tio)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini