BEKASI – Guna mewujudkan program pemerintah tentang ketahanan pangan, puluhan anggota TNI dari Batalyon Armed 07 mengikuti pelatihan pembuatan pakan ternak organik di salah satu peternakan kambing di Cibitung, Sabtu (12/12).
Mengembirakan, ternak berupa kambing yang diberikan pakan organik ini membuahkan hasil. Dalam hitungan 2-4 hari ternak mengalami peningkatan berat badan hingga 10 Kg/ekor.
Nampak anggota TNI dari Batalyon Armed 07 sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Pelatihan ini didasari dengan langkanya bahan-bahan pakan ternak seperti rumput dan jerami diperekonomian yang terus berkembang.
Membuat pakan ternak sendiri ini terbilang mudah. Dapat dibuat dengan bahan rumput atau jerami maupun sampah organik seperti sisa sayuran. Menggunakan beberapa metode, nantinya bahan-bahan tersebut akan dihaluskan dengan mesin pencacah yang kemudian diberikan cairan organik.
“Dengan adanya metode ini orang mudah dalam ternak kambing dan
nantinya bisa di jelaskan ke masyarakat luas melalu jejaring anggota
TNI di seluruh Indonesia. Diharapkan ini akan bisa menjadi salah satu
penopang perekonomian sekaligus ikut menggalakkan program pemerintah dalam ketahanan pangan,” ujar pemilik ternak Amir kepada infobekasi.co.id.
Sementara itu, Komandan Pangkalan Batalyon Armed 07 Kapten Darso, mengatakan, pelatihan ini dapat dimanfaatkan untuk masyarakat maupun anggota TNI itu sendiri setalah pensiun.
“Dari sisi keuntungan, penggunaan pakan ternak organik ini bisa
dibilang sangat menguntungkan. Dari segi hasil, terlihat
ternak-ternak kambing atau domba ini sangat menyukai pakan olahan
alami ini,” kata Darso. (Tio)





























