Antisipasi Teroris, Kelurahan Margahayu Gelar Operasi Yustisi

FOTO OPERASI YUSTISI-6BEKASI TIMUR – Untuk mengantisipasi dan mempersempit ruang gerak pelaku terduga teroris, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, bersama Polsek Bekasi Timur, Koramil Bekasi Timur, Rabu malam (20/1) melakukan operasi Yustisi di tiga RT, yaitu Rt 03, Rt 04, dan Rt 05 / Rw 07.

Dari operasi Yustisi ini, petugas menyebar kesejumlah rumah kontrakan, baik yang di pinggir jalan, atau di dalam gang-gang sempit. Dari operasi yustisi tersebut, diketahui sejumlah warga  yang tinggal di rumah kontrakan sudah ada yang selama empat hingga sepuluh tahun lebih, namun mereka belum memiliki identitas warga Kota Bekasi. Deden misalnya, dirinya mengaku repot harus berpindah bolak balik ke kampung halamannya di daerah Sumedang, Jawa Barat. “Saya kerepotan pak harus bolak balik untuk ngurus surat-surat jika harus pindah domisili.” Ujar deden yang tinggal sudah 10 tahun ini.

Lurah Margahayu, Muhamad Harri Hendraman, yang memimpin langsung operasi yustisi tersebut mengaku, operasi yang dilakukan untuk mempersempit pelaku terduga teroris. Selain itu, untuk meminimalisir tindakan kriminalitas yang  saat ini kian marak di Kelurahan Margahayu.

“Selain mempersempit ruang gerak teroris, kegiatan tersebut untuk mengurangi tindak kriminalitas yang sebagian bermukim di Kelurahan Margahayu.” Ujar Muhamad Harri Hendraman.

Sementara itu Kasubaghumas Polresta Bekasi Kota, Iptu Puji Astuti, yang ikut dalam kegiatan operasi yustisi tersebut mengatakan, dari hasil operasi yustisi pihaknya mencurigai satu kontrakan di Gang Cemara Satu Rt 04 / Rw 07 yang ditempati sepasang suami istri yang datangnya hanya 4 hari sekali.

“Tetangganya bilang, penghuni kontrakan di sebelahnya hanya empat hari sekali datangnya. Yang mencurigakan, setiap datang pasutri tersebut tidak pernah mau bersosialisasi.” Ujarnya mengikuti warga.

Meski demikian, operasi yustisi yang hampir selama tiga jam ini, tidak mendapatkan apa-apa. Petugas kelurahan hanya mendata dan menegur saja tanpa ada tindakan solusi. Rencananya operasi Yustisi akan terus dilakukan. (Tio)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini