Penyederhanaan Perizinan Bakal Jadi Daya Tarik Bagi Investor di Kota Bekasi

Herbet PanjaitanBEKASI SELATAN – Penyederhanaan perizinan bakal menjadi daya tarik investasi tersendiri bagi Kota Bekasi. Hal ini dikatakan oleh Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koprasi (Disperindagkop), Herbert Panjaitan, Senin (23/05) sore.

“Ini sebagai daya tarik investasi sekaligus stimulus dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sisi investor. Apalagi, ini juga sekaligus menjadi langkah Disperindagkop dalam menyongsong tahun ekonomi dan investasi 2017 nanti,” kata Herbert.

Ia menjelaskan, bahwa dengan adanya penyederhanaan perizinan ini, diharap nantinya investor akan dapat melihat bahwa perizinan di kota Bekasi itu mudah dan akan tertarik untuk menanamkan sahamnya untuk Kota Bekasi.

“Selama ini pelaku usaha takut untuk mengurus perizinan dengan alasan lama, susah dan mahal. Tapi dengan dibuatnya kebijakan seperti ini, akan lebih memudahkan para pengusaha tersebut dan bukan tidak mungkin nantinya akan tercapai target 100 persen pelaku usaha di Kota Bekasi memiliki izin yang sah,” jelasnya.

Dikatakan Herbert, dalam melakukan kebijakan penyederhanaan ini, pihaknya memang tidak terlalu terfokus pada peningkatan PAD, karena ini hanya untuk meningkatkan pelayanan semata.

“Kita selama ini tidak fokus ke PAD. Jangan sampai hanya gara-gara mengincar PAD tinggi, retribusi dinakkan, dan akhirnya investor takut. Jangan sampai calon investor takut berinvestasi di Kota Bekasi karena keluhan lama, mahal dan lainnya,” terang dia.

Herbert menyebutkan, ada tujuh jenis perizinan pada Disperindagkop yang akan dilakukan penyederhanaan, yaitu SIUP, TDP, HO, IUI, IUTM/IUTP, TDG, dan SIUP MB.

“Kita lakukan penyederhanaan syarat pada ketujuh perizinan itu. Lalu ada juga penyederhanaan pengajuan, misalnya SIUP dan TDP nantinya hanya perlu satu kali pengajuan untuk dua izin tersebut,” ujar Herbert. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini