Waw, Ternyata Logo Cap Kaki Tiga Bermasalah

Cap Kaki TigaTahukah anda bahwa logo dari salah satu merk dagang yang terkenal di Indonesia, Cap Kaki Tiga, ternyata menyimpan suatu rahasia umum?

Seperti yang dikutip dari berbagai sumber, logo Cap Kaki Tiga memiliki permasalahan mengenai hak cipta. Penciptanya, yakni Wen Ken Drug, ternyata diketahui menjiplak lambang negara Isle of Man.

Isle of Man sendiri merupakan sebuah pulau yang terletak diantara Inggris dan Irlandia.

Penggugatnya, Russell Vince, yang merupakan warga negara Inggris, melalui kuasa hukumnya yang bernama Oktavian Adhar, pada akhirnya dapat menerima putusan resmi dari Mahkamah Agung (MA), yang membatalkan seluruh sertifikat merek dagang Cap Kaki Tiga dari daftar merek Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual.

“Kami sudah menerima putusan resmi dari MA. Kami berharap putusan ini dipatuhi dan dilaksanakan,” kata Oktavian di Jakarta, Selasa (23/08), melalui Beritasatu.com.

Oktavian menjelaskan bahwa Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual wajib untuk mencoret sertifikat merek dagang Cap Kaki Tiga, dan menolah semua pihakyang akan mendaftarkan logo tersebut.

“Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual wajib mencoret sertifikat merek dagang Cap Kaki Tiga atas nama Wen Ken Drug dan melarang serta menolak pihak mana pun yang akan mendaftarkan lambang atau logo yang memiliki kemiripan dengan lambang negara Isle of Man,” jelas dia.

Selain itu, Oktavian juga meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) secepatnya mengeluarkan surat keputusan yang melarang peredaran produk dan kemasan Cap Kaki Tiga milik Wen Ken Drug oleh pihak mana pun yang memiliki kesamaan pada pokoknya dengan lambang atau logo milik Isle of Man dan segera menarik seluruh produk dan kemasan Cap Kaki Tiga milik Wen Ken Drug yang masih beredar di pasaran.

Argumentasi Russel mengenai kasus ini, lanjutnya, diperkuat Pasal 3 ayat (1) dan 4, Trade-Related Aspects of Intellectual Property Rights (TRIPS).

“Pengajuan gugatan di Indonesia, bukan di tempat asal Wen Ken Drug di Singapura, karena klien kami melihat merek Cap Kaki Tiga hanya beredar di Indonesia,” kata Oktavian. (Adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini