RAWALUMBU – Lima hari terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi dan tak kunjung surut, Warga Perumahan Hijau Permai II, Kelurahan Pengasinan, Rawalumbu, mulai mempertanyakan fungsi pembangunan folder air Pengasinan yang belum lama diresmikan.
“Banjir itu sih sebenarnya memang sudah tiap tahun terjadi. Tapi sekarang lebih parah. Baru 10 sampai 15 menit hujan bisa naik airnya sekitar 20 centi. Kalau hujan berhenti lebih parah lagi. Ini kan daerahnya rendah, jadi dapat kiriman air dari daerah di atasnya, yaitu Narogong. Sejak pembangunan folder makin parah,” ujar salah seorang warga yang juga merupakan pengurus RT 01 RW 24, Winata, kepada infobekasi.co.id, saat ditemui di lokasi banjir, Senin (26/09).
Menurut Winata, sebelum adanya pembangunan folder air di kelurahan setempat, banjir yang terjadi tidak separah ini. Sejak lima hari kemarin, banjir bisa mencapai lebih dari 60 centi.
“Saya nggak bisa terima pembuatan folder air ini. Sampai sekarang nyatanya tidak berfungsi secara maksimal. Begitu ada folder malah banjir semakin nambah. Yang saya ingin tanyakan pada pemerintah untuk siapa folder itu? Programnya bagaimana? Rancangan kerjanya bagaimana? Ternyata manfaatnya tidak ada untuk warga,” paparnya.
Salah satu warga lain dari RT 05 RW 03, Jumrowi, juga mengeluhkan hal yang sama. Ia menilai pembangunan folder air di Kelurahan Pengasinan dirasa mubazir.
“Folder ini dibangun tapi mubazir, nggak berfungsi. Perumahan ini kan letaknya di bawah ya, masa foldernya di atas. Jadi kalau hujan airnya tumpah. Dulu itu banjir nggak separah ini, masa sampai lima hari berturut banjir?” tanya Jumrowi.
Kurangnya perhatian pemerintah juga dikatakan Jumrowi membuat penanganan masalah banjir itu tidak maksimal. Ia meminta pemerintah dapat segera menindaklanjuti banjir ini.
“Pemerintah harus cepat tanggap dong. Ini banjir udah lima hari tapi yang datang ke sini baru lurah. Boro-boro wali kota, camat aja nggak datang. Emang kalau banjir kita laporan, tapi kan warga juga butuh perhatian dari wali kota,” ujarnya. (Sel)





























