7 RS Tolak BPJS, Walikota : Saya Akan Cabut Izin Operasionalnya

BEKASI SELATAN – Sebanyak 7 Rumah Sakit di Kota Bekasi yang telah menolak pasien BPJS darurat terancam dikenakan sanksi berupa pencabutan izin operasional. Hal ini dikatakan oleh Wali Kota Bekasi Rahmat effendi usai melakukan apel pagi, Senin (12/6).

Ketujuh rumah sakit tersebut ialah RS Ananda Bekasi, RS Anna Medika Bekasi, RS Mekar Sari, RS Bakti Kartini, RS Bella, RS Hermina, bahkan RSUD Kota Bekasi menolak pasien dengan alasan kamar penuh.

“Ini sudah dua kali kejadian. Kalau sampai tiga kali kita akan cabut izin operasionalnya,” ujar pria yang akrab disapa Pepen ini.

Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan proses evaluasi terhadap pelayanan di tujuh rumah sakit tersebut, mengapa bisa menolak pasien BPJS.

“Kita akan evaluasi proses pelayanan kesehatan masih aja ada warga yang ditolak 7 RS, padahal dia pengguna bpjs aktif. Dan trakhir di RSUD yang saya sampaikan tidak boleh lagi ada penolakan, apalagi dia pengguna BPJS atau Kartu Sehat atau SKTM maupun KTP,” terangnya.

Pepen menyayangkan sikap yang ditunjukkan oleh bagian pelayanan di rumah sakit hingga menolak pasien, hingga pasien akhirnya justru baru dapat tercover di RS Koja.

“Ini luar biasa sekali loh. Bukan hanya persoalan satu nyawa. Bayangkan orang hamil mau melahirkan. Malah RS koja yang melayani padahal jauhnya berapa puluh kilometer dari Bekasi. Akhirnya baru dia disana bisa mendapatkan pelayanan sampai operasi di RS milik pemerintah provinsi DKI bukannya di Bekasi,” tegasnya.

8 KOMENTAR

  1. saya suka dengan tindakan , lanjutkan pak . cabut sekalian oprasional mereka , biar mereka merasakan seperti apa yg di derita masyarakat pengguna bpjs yg butuh penanganan darurat.
    karna sakit itu tidak bisa di toleran …

  2. Saya akuin utk akses kesehatan top bgt di bekasi…bahkan kartu ks bekasi saja itu sangat bermanfaat sekali dan tanpa berbelit utk penggunaan nya…terima kasih pak pepen sehat selalu dan sukses selalu

  3. Wahh saya prrnah jd korban penolakan RS yg di sebut di atas
    Waktu itu saya ingin melahirkan anak k 2, dr pagi hingga mlm jam 00.00 keliling RS dgn membawa surat rujukan dan merasakan nikmat nya srorang ibu yg ingin melahirkan,ga kebayang gmn rs’a yg ad pd diri sy maupun suami
    Untung masih ad driver car yg baik, yg mau mengantarkan sy untuk dpt RS & dpt pertolongan
    Alhamdulillah setelah terakhir pencarian di RS THB langsung di tangani dgn cekat & cepat

  4. Kenapa Rumah sakit banyak menyepelekan pasein BPJS ya ? Padahal semua yang terdaftar itu bayar ( subsidi maupun mandiri ) dan ada saja dokter atau rumah sakit lamban penangannannya, seperti yang sialami tetangga saya beberapa minggu yang lalu.

  5. Asslamualaikum…..
    Alhamdullillah…. Setuju Pak….
    Bapak sbg Walikota kami mendukung. Semoga Bapak bisa tetap membela Masyarakat utk hal bpjs /kesehatan.
    Betul pak Rumah sakit Rumah Sakit di atas memang benar pak.
    Terutama RSUD BEKASI. yg selalu alasannya kamar penuh. Terus terang aj pak Orang Tua Saya penanganannya lama krn pakai kartu bpjs jadi lambat, sehingga orang tua di rawat di rumah dan sampai meninggal Mohon Pak Benar2 Tindak Rumah sakit yg mempersulit aturan pemerintah. Kasian Rakyat/Masyatakat benar2 Membutuhkan pak. Semoga Allah Membalas semua kebaikan Pak Pepen dan selalu dlm lindungan Allah.Swt

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini