IPSI Kota Bekasi Bakal Gelar Muskot Tandingan

Panitia Muskot IPSI Kota Bekasi 2018

BEKASI SELATAN- Menyikapi keberadaan karetaker pengurus provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang menyelenggarakan Musyawarah Kota (Muskot) pada 31 Maret 2018, lalu di kantor kelurahan Mustikajaya, kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.

IPSI Kota Bekasi dengan 24 perguruan silat yang menjadi anggota IPSI Kota Bekasi akan menggelar Muskot pemilihan Ketua Umum IPSI pada Sabtu, 7 April 2018 di Islamic Center, Jl. Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

Wakil Ketua Panitia Muskot IPSI Kota Bekasi, Reuni Catur mengatakan, Muskot diadakan karena menilai karetaker yang dibentuk IPSI Jawa Barat seharusnya hanya mengantarkan pelaksanaan Muskot, bukan menyelenggarakan seperti yang sudah dilaksanakan di Mustikajaya.

“Selain itu, karetaker tidak dikenal dalam AD/ART IPSI,” kata dia kepada infobekasi.co.id, Jumat (06/04).

Menurutnya, jika pun ada karetaker yang ditunjuk oleh Pengprov IPSI Jawa Barat, ia menilai terburu terburu mengingat Ketua IPSI Kota Bekasi, Rahmadsyah masih menjadi ketua hingga 8 April 2018.

“Artinya keberadaan karetaker sarat kepentingan karena melampaui kewenangannya menyelenggarakan Muskot dimana semestinya hanya mengantarkan,” jelas Catur.

Dengan begitu, lanjut Catur, penyelenggaraan Muskot yang dilaksanakan karetaker dinilai tidak sah karena peserta Muskot masih ada yang tidak terdaftar sebagai anggota IPSI alias peserta siluman.

“Sementara 24 perguruan silat yang terdaftar pada IPSI Kota Bekasi tidak diundang dalam muskot tersebut,” kata dia.

Lebih lanjut, Catur menegaskan, Muskot IPSI yang dilaksanakan di Mustikajaya cacat hukum karena melanggar AD/ART terkait kepesertaan seperti tertuang pada Bab VII tentang peserta dan tata laksana musyawarah IPSI.

“Melihat kondisi di atas, maka IPSI Kota Bekasi, sesuai AD/ART, tetap akan menyelenggarakan Muskot demi menyelamatkan organisasi,” tandas Reuni Catur. (bams)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini